Monday, 10 October 2016

Wisata Dirgantara di Batu Dua

Kegiatan Paralayang di Batudua, berlatar Waduk Jatigede
Kegiatan Paralayang di Batu Dua, berlatar Waduk Jatigede. By IG @aries.rahmat7
Wisata Dirgantara di Batu Dua  - Berlokasi di Desa Cimarga Kecamatan Cisitu, Batu Dua merupakan nama salah satu lereng bukit yang berada di kawasan Gunung Lingga. Sebagai sebuah lereng bukit, Batu Dua mempunyai ketinggian sekitar 930 meter di atas permukaan laut. Karenanya, pemandangan yang luar biasa indah akan tersaji jika kita mengunjungi tempat ini. Di lokasi, mata kita bisa bebas menjelajah hamparan pemandangan alam Sumedang dari ketinggian.

Untuk sampai ke Batu Dua, jarak yang harus ditempuh dari pusat kota Sumedang adalah sekitar 25 kilometer. Tapi tak perlu khawatir, tempatnya begitu mudah dijangkau dengan akses jalan yang ada. Pengunjung yang berminat datang juga tak perlu repot berjalan kaki untuk mencapai lokasi, karena kendaraan baik roda dua maupun roda empat bisa mengantarkan kita sampai ke tempat tujuan.

Batu Dua, nama tempat ini belakangan mulai santer diberitakan di berbagai media, terbaru adalah ketika perhelatan PON XIX Jawa Barat digelar bulan September 2016 kemarin. Ya, Batu Dua jadi salah satu dari enam venue di Kabupaten Sumedang yang digunakan dalam perhelatan tersebut. Olahraga paralayang dan gantole, adalah yang dipertandingkan di tempat ini.

Selain jadi venue digelarnya perlombaan/pertandingan paralayang dalam PON, sebelumnya Batu Dua juga digunakan dalam event pra piala dunia untuk cabang olahraga yang sama. Berhubung event-event besar paralayang pernah diselenggarakan di tempat ini, sudah  barang tentu arena Batu Dua menjadi tempat yang wajib dikunjungi oleh para penggemar olahraga dirgantara, seperti paralayang dan gantole.

Sebelumnya, Sumedang mempunyai arena paralayang yang berlokasi di Kampung Toga, namun Batu Dua dengan cepat bisa menggeser pamornya. Tentu itu bukan tanpa alasan, di Batu Dua, paraglider bisa melayang di udara sejauh 45 km dengan durasi yang sangat panjang, sampai tiga jam! Wow, tentu itu luar biasa. Karenanya, meski dibanding Kampung Toga arena Batu Dua terbilang cukup jauh dari pusat kota Sumedang, ia dengan keunggulannya tetap punya daya tarik tersendiri.

Menurut para pegiat paralayang, kawasan Batu Dua mempunyai panas kawasan yang sangat mendukung untuk olahraga paralayang dan gantole. Dimana panas kawasan tersebut bisa menerbangkan paraglider setinggi mungkin, lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. Tak banyak tempat yang memiliki keistimewaan seperti itu.

Dari ketinggian itu pula, saat mengangkasa paraglider bisa menikmati pemandangan yang luar biasa indah. Paraglider bisa melihat pemandangan Sumedang dari sudut yang tak biasa, termasuk menikmati landscape bendungan Jatigede secara utuh. Dan tak hanya Sumedang, kabupaten-kabupaten tetangga juga bisa terlihat dengan jelas saat paraglider terbang mengangkasa.

Selain panas kawasan, area Batu Dua juga didukung oleh hembusan angin yang memadai, yang bisa membuat paraglider bebas untuk bermanuver menjelajah angkasa, dan juga lebih leluasa memilih tempat untuk mendarat. Singkatnya, panas kawasan dan hembusan angin di Batu Dua begitu sempurna untuk menerbangkan paraglider lebih lama.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

1 komentar so far


EmoticonEmoticon