Monday, 15 August 2016

Festival Kuda Renggong se-Jawa Barat 2016

Salah satu Atraksi dalam
Festival Kuda Renggong 2016 Sumedang (by IG @sfn_suherman)
Festival Kuda Renggong Sumedang – Pada hari Minggu 14 Agustus 2016 kemarin, Kabupaten Sumedang mengadakan  Festival Kuda Renggong se-Jawa Barat. Festival tersebut digelar di Lapangan Pacuan Kuda Yayasan Pangeran Sumedang yang berada di daerah Sindang Raja, Sumedang Utara. Walaupun festival baru digelar menjelang siang, penonton tampak antusias berduyun mendatangi tempat dimaksud sejak pagi, cuaca mendung nampak tidak menghalangi antusiasme mereka.

Sebanyak 25 grup Seni Kuda renggong dari 5 kabupaten/kota di Jawa Barat tampil pada helaran tersebut. Grup-grup seni Kuda Renggong tersebut berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Subang, Majalengka, dan Sumedang selaku penyelenggara. Kesenian Kuda Renggong sendiri merupakan kesenian asli asal Kabupaten Sumedang yang seiring waktu menyebar ke seluruh daerah di Jawa Barat.

Dalam gelaran tersebut, juga sekaligus mensosialisasikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan diselenggarakan beberapa minggu lagi, dimana Kabupaten Sumedang bertindak sebagai salah satu tuan rumah. Dalam kegiatan ini pula, melihat antusiasme pengunjung, utamanya kaula muda yang datang, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di Pacuan Kuda Sumedang sebagai pusat pembinaan para atlet dan seniman kuda Sumedang. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan berkesinambungan dan regenerasi tetap terjaga, apalagi festival ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya.

Pewarisan kesenian tradisional Kuda Renggong memang harus secara intens dilakukan agar kesenian tersebut dapat dipertahankan dan dilestarikan, apalagi, dewasa ini gempuran budaya dari luar begitu merajalela dan selera generasi pun sudah bergeser. Dan festival yang diselenggarakan Paguyuban Kuda Renggong Kabupaten Sumedang (Paskures) serta Pordasi Jabar ini menunjukan bahwa ada upaya semua pihak untuk melestarikan dan memelihara kesenian tradisional ini

Yang membanggakan, berdasarkan informasi dari harian Pikiran Rakyat, kesenian Kuda Renggong sejak Mei 2015 sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemberian sertifikat penetapan bernomor 1539908 dari perwakilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan-nya sendiri dilaksanakan pada acara Festival Seni Kuda Renggong se-Kabupaten Sumedang pada Mei 2015 lalu. Dengan demikian, generasi muda, khususnya generasi muda Sumedang harus bisa lebih menjaga dan memelihara Kesenian Kuda Renggong ini.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

2 komentar

tradisi keseneian kuda ronggeng sangat menarik, beruntung masih bisa menikmati warisan budaya leluhur


EmoticonEmoticon