Friday, 4 December 2015

Curug Cipongkor, Potensi Wisata Di Desa Ciherang

Curug Cipongkor Di Musim Kemarau
Image By :
instagram @dillajanisaraihana
Curug Cipongkor Di Musim Penghujan
Image By : 
claudialatasha.blogspot.com
Curug Cipongkor, merupakan salah satu air terjun di Sumedang yang namanya sudah cukup familiar di kalangan para pecinta alam dan air terjun di Sumedang dan sekitarnya. Namun, meski Curug Cipongkor sudah cukup familiar sebagai salah satu objek wisata air terjun di Sumedang, curug yang berada di Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan ini masih terhitung jarang dikunjungi. Itu karena, akses jalan yang harus dilalui untuk mencapai curug ini bisa dibilang cukup sulit dan memerlukan energi lebih untuk menaklukannya. Namun bagi sobat yang biasa jarambah, tentunya akan tertantang untuk menaklukkan medan jalan yang sulit itu.

Berhubung belum dikelola dengan baik dan sama sekali belum dipromosikan sebagai tempat wisata, jangan harap ada penunjuk jalan untuk menuju ke tempat curug tunggal ini berada. Karena itu pula lah, mereka yang berkunjung ke curug ini sama sekali tidak dikenakan biaya retribusi karena memang curugnya belum dikelola secara serius. Untuk menghindari terjatuh atau cidera selama di perjalanan, pakailah sepatu yang bisa mencengkram tanah dengan baik jika akan jajarambahan ke curug ini. Dan tidak lupa, bawalah juga perbekalan, minimal air minum karena perjalanan akan cukup melelahkan.

Meski tidak ada penunjuk jalan, sobat jangan khawatir, bagi sobat yang tertarik untuk berkunjung, tempat pertama yang bisa dijadikan patokan untuk menuju curug yang mempunyai tinggi sekitar 30 meter ini adalah SPBU Ciherang, yang berada tidak jauh dari gapura selamat datang Sumedang di jalan raya Bandung - Sumedang. Gapura ini akan terlewati jika sobat melakukan perjalanan dari Sumedang menuju Bandung, dan juga sebaliknya.

Di seberang jalan dari SPBU tersebut ada sebuah warung sederhana yang menjual kopi, gorengan, dan berbagai makanan kecil, warung ini lah yang sebenarnya menjadi patokan dan menjadi titik awal pemberangkatan. Karena dari situ, sobat harus bersiap menempuh perjalanan sekitar 3 kilometer dengan berjalan kaki untuk menuju tempat air terjun ini berada. 

Di dekat warung yang juga berdekatan dengan toko oleh-oleh khas Sumedang itu, ada sebuah jalan kecil yang sudah ditembok, jalan itu menjadi track pertama yang akan sobat lalui jika akan mengunjungi curug ini. Bagi sobat yang membawa sepeda motor, sobat masih bisa mengendarainya di jalan yang menanjak tersebut sampai titik paling atas, motor bisa terus dipakai sampai jalan tembok itu berakhir dan menemukan tempat untuk parkir/menitipkan motor di atas.

Tapi berhubung jalan tersebut tidak terlalu lebar dan sangat menanjak, pastikan sobat bisa menjaga keseimbangan ketika melewatinya. Setelah sampai di atas dan motor sudah diparkir, dari rumah paling atas yang paling akhir kita jumpai, sobat tinggal lurus saja melewati pesawahan dan kebun tembakau untuk sampai ke Curug Cipongkor.

Hanya saja, walau jalur nya relatif tidak membingungkan, admin sarankan banyak-banyaklah bertanya pada penduduk yang ditemui jika baru petama kali mengunjungi curug ini. Jika kita sudah sampai di pesawahan paling atas dan melihat tebing yang cukup curam dengan bebatuan yang banyak, berarti kita sudah hampir sampai. Dari situ, kita harus berjalan lagi sekitar 200 meter dengan jalan yang cukup curam dan becek.

Bagi sobat yang tidak biasa berpetualang atau jajarambahan, tentunya perjalanan menuju curug ini akan terasa sangat melelahkan, dan sebotol air minum yang sobat bawa akan terasa berlipat nikmatnya ketika diminum di tempat curug ini berada. Berhubung kolam air yang tercipta dari curahan air terjun tersebut seringnya kotor dan berlumpur, disarankan untuk tidak main air di lokasi, cukup memandangi keindahan dari ketinggian dan derasn air terjunnya saja.

Mudah-mudahan kedepan, Curug Cipongkor yang merupakan potensi wisata berupa air terjun tunggal dengan ketinggian sekitar 30 meter ini bisa dimaksimalkan menjadi tempat wisata, dengan dibuatkan akses jalan yang mudah, dan ditata area sekitarnya sehingga menjadi bersih dan indah seperti di Curug Gorobog atau Curug Ciputrawangi.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

16 komentar

Indah nan Cantik ini Grojogan Cipokor, Sangat potensial jadi kawasan wisata, sayang masih minim prasarana menuju kesana, semoga kedepan lebih tergarap potensinya dan bisa jadi nilai tambah bagi msyarakat sekitar.

indah sekali tempatnya sesuai utk releks bersantai dgn famili...

Sejuknya ada air terjun
Asik juga disitu melamun

:)

Dimusim penghujan ataupun kemarau airnya keliatan keruh yah mas,,, tapi air terjunnya kok bagus yah kagak keruuh,,, semoga aja tempat ini dilirik sama pemda karena sangat potensial banget :)

beberapa kali kita berduapernah maen ke curug cipongkor, hanya berdua saja, indah dan saya jadi mirip dengan bintang sinetron yang sedang merayu aktris cantik lawan mainnya di sinetron curug cipongkor ini loch kang

wah - wah si emang,,, hebat atuh,,, coba di filmkan, pasti lakuuu kerasss.

"kita" di sini, itu siapa dengan siapa Kang?

kalo di grojogan sewu ada story lagi tuh Kang.
story of Kang Musjono, top secret

Adem lihat curug euy.. Cuma itu akses jalannya yang rada susah ya.

Aamiin mas Jono, tuh...nah, kang zach ada usul bagus tuh

tapi pastikan semua kuat menapaki medan jalannya :)

saya sarankan tidak melamun di curug yang dekat dengan hutan ini mbak :)

Iya mas, mungkin karena dasar kolam yang terbentuk itu berlumpur.
Aamiin mas..

ini belum difilmkan atau sudah difilmkan? kok saya belum pernah nonton?

yang pasti bukan aku, kau, dia, kita, kami, ataupun mereka kang


EmoticonEmoticon