Wednesday, 17 June 2015

Ngagogo Lauk, Tradisi Munggahan di Kecamatan Tanjungsari

Pelatih Persib, Djajang Nurjaman Mengikuti Tradisi Ngagogo Lauk
Image By :
persib.co.id
Ngagogo, jika diartikan kedalam bahasa Indonesia kira-kira artinya adalah cara menangkap binatang air tanpa menggunakan alat, atau dengan kata lain menangkap binatang air dengan tangan kosong. Sedangkan lauk adalah bahasa Sunda dari ikan. Dengan demikian, ngagogo lauk merupakan kegiatan menangkap ikan dengan tangan kosong, biasanya dilakukan di kolam atau empang.

Tradisi ngagogo lauk di Sumedang biasanya dilakukan ketika ada acara-acara tertentu, salah satunya ketika munggahan atau awal bulan Ramadhan. Tradisi munggahan ngagogo lauk ini biasa dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Entah mulai kapan tradisi ini berlangsung, yang jelas sekarang tradisi ini seolah menjadi hiburan tersendiri di tengah kesibukan warga, yang sekaligus juga  menjadi sarana mempererat tali silaturahmi.

Ketika acara ini berlangsung, masyarakat dari berbagai lapisan akan turun ke kolam dan berupaya menangkap ikan sebanyak-banyaknya dengan tangan kosong. Lelaki - perempuan, tua - muda, sampai anak-anak semua ikut meramaikan tradisi ini. Tidak ada sekat - sekat lagi antara sesama, termasuk antara kalangan orang terpandang atau pejabat daerah dengan masyarakat biasa. Sesama tetangga yang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing pun bisa bertemu karena acara ini.

Karena tidak semua warga memiliki empang, tentu, acara ini diadakan di tempat warga yang memiliki kolam atau empang, termasuk di empang milik salah satu warga Kecamatan Tanjungsari yang menjadi Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. Pada munggahan Ramadhan tahun 2015 kemarin Umuh memasukkan tiga kuintal ikan mas ke empang miliknya di Desa Ciluluk untuk digogo warga secara beramai-ramai. Saat itu, bagi warga yang berhasil menangkap ikan paling pertama dan paling besar akan diberi hadiah. 
Tradisi Ngagogo Lauk di Kediaman Umuh Muchtar
Image By :
metrotvnews.com
Tentu saja hal itu akan menjadi penyemangat warga dalam ngagogo lauk, mereka menjadi semakin antusias, mereka tanpa ragu berbasah-basahan dan berkotor-kotor ria menangkap ikan di empang berukuran 100 x 50 meter milik sang empunya hajat, Umuh Muchtar.

Bukan perkara mudah menangkap ikan dengan tangan kosong, fisik ikan yang licin ditambah dengan medan yang berlumpur tentu akan memberikan tantangan tersendiri, belum lagi air yang keruh yang seolah dikocek oleh ratusan orang yang ikut terjun ke dalam empang, tentu akan mempersulit para peserta. Setidaknya, peserta harus menunggu sampai ikan "mabok", baru peserta bisa sedikit lebih mudah untuk menangkapnya.

Hal lain yang menjadi hiburan dalam acara ngagogo lauk di Kecamatan Tanjungsari ini, khususnya acara ngagogo lauk di kediaman Umuh Muchtar, adalah acara tersebut diikuti oleh para punggawa dan pelatih Persib Bandung. Sebagaimana diketahui, Persib Bandung merupakan klub kebanggaan Jawa Barat dimana Kabupaten Sumedang termasuk di dalamnya.

Kehadiran Djajang Nurjaman, Firman Utina, Jajang Sukmara, Toni Sucipto, dan bintang-bintang Persib lainnya tentu menjadikan acara ngagogo lauk di kediaman Umuh Muhtar semakin semarak. Dan, tentu ini membuat warga semakin antusias untuk mengikuti tradisi ngagogo lauk itu. Tapi terlepas dari itu semua, semoga tradisi ngagogo lauk dengan segala nilai-nilai positifnya di Kecamatan Tanjungsari ini bisa tetap terpelihara sampai nanti, lebih jauhnya bisa dikemas dalam acara tahunan yang tidak mustahil bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata Kecamatan Tanjungsari.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

5 komentar

Tradisi munggahan ini kalau di tempat saya Padusan menjelang ramadahan itu yah. Wah.. Pasti seru meriah sekali dengan kegiatan Gogoh Iwak Begini. Ada hadiahnya pula bikin makin semangat pastinya

Pastinya begitu mas. Padusan itu bersih-bersih, mandi/keramas itu ya mas?
iya mas, kalau disini tradisinya menangkap ikan beramai-ramai...sedang mandi bersih2nya di rumah masing-masing :)

Pasti seru sekali ya sampai manager Persib ikutan.hehehe

Manager Persib justru yang punya acaranya kang :D

Saya plaing senang melihat acara tradisi padusan kang, apalgi bisa melihat masyarakat pada guyub dan ramai seperti ini, acaraya unik dan ramai ya mas.


EmoticonEmoticon