Thursday, 4 June 2015

Buah Duwet/Jamblang Dan Khasiatnya

Buah Duwet
Image By :
fickr.com
Buah Duwet, bagi admin pribadi buah ini adalah jajanan paling menggoda ketika masa sekolah SD dulu. Ya, di Sumedang buah duwet ini biasanya dijajakan pada anak sekolah dengan dibungkus plastik kecil dan diberi sedikit taburan gula diatasnya. Menikmati rasa masam sepat dengan manisnya taburan gula tentunya sangat digemari anak usia SD ketika waktu istirahat tiba.

Buah yang mempunyai nama latin Syzygium cumini dan  juga biasa disebut buah jamblang ini berasal dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae), oleh karena itu buah ini juga biasa disebut dengan jambu keling. Kendati demikian ukuran tidak sebesar jambu, hanya sedikit lebih besar dari buah anggur dengan banyak buah pada satu tandan buahnya.

Layaknya pohon jambu, pohon duwet juga berbentuk pohon berkayu yang kokoh dan bercabang rendah. Di beberapa tempat, pohonnya banyak yang tumbuh liar di hutan-hutan, dan ada pula yang menanamnya sebagai pohon buah di pekarangan rumah. Duwet dipilih sebagai pohon buah di pekarangan karena selain bentuk dan warna buahnya menarik, juga bandel (toleran terhadap kekeringan dan dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang tidak subur) dan juga dapat digunakan sebagai naungan

Lebih dari itu, selain bisa dimakan segar ternyata buah duwet juga mempunyai banyak manfaat karena kaya akan antioksidan serta vitamin A dan C. Berikut beberapa khasiat buah duwet untuk pengobatan yang admin sadur dari pondokibu.com

1. Untuk mengatasi diabetes
  • Ambil 15 butir biji duwet, lalu  ditumbuk halus dan direbus dengan air secukupnya
  • Rebusan diminum tiga kali sehari
  • Ulangi setiap hari sampai badan terasa segar, atau
  • Ambil kulit pohon duwet, karena  bisa digunakan pula untuk diabetes
  • Sebanyak 250 gram kulit duwet basah dipotong-potong, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga jadi dua gelas
  • Saring airnya lalu diminum sedikit-sedikit sampai habis dalam satu hari
2. Batuk kronis dan asma
  • Cuci buah duwet segar sekitar 15 g sampai bersih. makan tiga kali sehari, atau
  • Sediakan buah jamblang kering sekitar 15g
  • Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai seluruh buah terendam, lalu tim sampai matang
  • Setelah dingin, minum airnya dan makan buahnya sekaligus. Sebaiknya lakukan tiga kali sehari.
3. Mengobati diare
  • Menggunakan kulit dahan kering sekitar 1 jari, direbus dengan 2 gelas air mendidih sampai menjadi 1 gelas, airnya disaring, dinginkan. habiskan dalam satu hari
4. Mengobati sariawan
  • Rebus kulit kayu atau daun duwet secukupnya
  •  Setelah dingin, gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 3-4 kali dalam sehari
5. Mengobati ngompol pada anak kecil
  • Ambil tujuh butir biji duwet digiling sampai halus
  • Rebus dengan 2 cangkir air bersama gula jawa, sampai airnya tinggal separuhnya
  • Minum setiap hari 1 cangkir sekitar jam 5 sore sampai sembuh.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

12 komentar

kala kecil tinggal sama embah, sering banget nyelepetin buah jamblang punya pakhaji dibelakang rumah, manis dan rada sepet dikit buah jamblang teh da.
nah kalau khasiatnya malahan baru tahu dari website gudang ilmu ini...kok akang tau ya khaisatnya buah jamblang ya...gimana, tuh?

Waktu di Kampung di Yogya saya sering banget naik gunung deket rumah saya cuma untuk mengambil buah Duwet kang xixixii... apalagi kalo pas musim Duwet, wah.. bawa plastik kresek naik nya juga. sekarang jarang sekali bisa maem duwet. Ternyata banyak khasiatnya bagi kesehatan ya kang. Ntar saya catet dulu ah..

saya juga baru tau Mang xixixii...

lah c akang2 mah saya nya kan jadi malu atuh dibegituin :)
kan saya dapat ilmu copas yg halal dari akang2 semua :P

iyah kang saya juga baru tau ternyata bnyak khasiatnya ini buah duwet, setelah gugling di mbah gugel itu ge....kalau sudah tau khasiatnya sekarang mah, mungkin kita nanti akan bawa kresek lagi, tapi bawa karung buat bawanya :)

duwet di kampungku ku dulu malah banyak ditemukan di kuburan. tapi nggak tau kenapa pd aja metiknya. mungkin karena dulu masih anak2 kali ya :D

ditunggu kunbal nya gan :)

Duwet, waaaaahhhh aku banget tuh Kang. Jaman kecilku, di sebelah rumah ada pohon duwet yg nggak terlalu besar, tapi kalo musim berbuah, buahnya banyak, tapi kecil kecil, nggak seperti ukuran umumnya. Rasanya pun maniiiisss minta ampun. Tugas wajib sepulang sekolah adalah ganti baju dengan celana pendek, trus petangkringan di atas pohon duwet sama adik adik saya. Bisa berpuluh puluh menit kami di atas pohon duwet, sampe pohonnya bosen sama kami, tapi kami tak per ah bosan manjati tuh pohon....sekarang pun si pohon masih kokoh di tempatnya.

yang pasti karena enaknya rasa buah duwet mengalahkan rasa takut kang :)

wah pastinya itu jadi pohon duwet yang penuh dengan cerita nostalgia atuh ya mbak :))
wah, apalagi pohonnya pun masih berdiri dengan kokoh sampai sekarang. Memang bikin betah ya ngobrol di atas pohon itu...tugas wajib pulang sekolah hhe

Jadi ingat kampung saya kalau lihat buah duwetjamblang Kang. Apalagi waktu almarhum si Mbah masih hidup, beliau sering menggnakan buah ini sebagai obat. he,, he, he,

iya pak Indra, memang banyak sekali manfaatnya ya :)
sepertinya buah ini membuatnya banyak dari kita bernostalgia ya hhe

Ada yg tau ga ya di sekitar Jogja-kLaten yang msh ada buah duwet dmna ya dan musim buahnya buLan apa..??
Makasih banget.


EmoticonEmoticon