Monday, 9 March 2015

Menengok Keunikan Mata Air Cikandung

Suasana Sore di Mata Air Cikandung
Suasana Sore di Mata Air Cikandung
Mata air Cikandung, begitulah nama mata air ini biasa disebut. Mata air yang berada di Dusun Sukasari, Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka ini membentuk sebuah kolam dengan ukuran tidak lebih dari sepeluh meter persegi di bagian hulu, dan mengalir menjadi sebuah sungai kecil dengan kedalaman tidak lebih dari lutut orang dewasa, namun demikian dibagian hilir sungai ini menjelma menjadi sungai yang berbahaya. Mata air ini juga memiliki keunikan, bagaimana keunikannya? Berikut ulasannya :

Begitu jernih dan nyecep (dingin sekali), itulah yang dirasakan ketika coba membasuh muka di mata air ini. Dengan air yang jernih dan bersih, ditambah laju air yang tenang serta sejuknya udara di sekitar mata air, membuat tempat mata air ini berada ramai dikunjungi warga sekitar utamanya pada sore hari, baik untuk mandi ataupun untuk sekedar beristirahat menikmati suasana sore.

Menurut salah seorang pedagang di sekitar mata air, Enok, air yang mengalir dari tempat tersebut , debit airnya stagnan dan tidak pernah berubah, jika musim panas airnya tidak berkurang, dan musim hujan airnya tidak meluap, jika dibendung pun, menurut enok permukaan air akan tetap dan tidak bertambah tinggi, belum ada penelitian mengapa hal tersebut bisa terjadi, sedang warga sekitar menganggap hal tersebut sebagai keunikan dari mata air ini.

Mata Air Cikandung
Mata Air Cikandung
Tidak hanya itu, masih menurut Enok, konon air dari mata air Cikandung bisa menyembuhkan berbagai penyakit jika dipakai untuk mandi, tapi sebelumnya harus ada ilham atau petunjuk dulu pada yang sakit, “Biasanya melalui mimpi dan yang sejenisnya, tapi kalau tidak mendapat ilham, mandi di sini tetap tidak akan menyembuhkan penyakit,” tutur enok. Namun demikian, hal tersebut masih belum bisa dibuktikan kebenarannya karena hanya berdasar kabar dari mulut ke mulut.

Meski debit air yang keluar terhitung kecil, mata air ini pernah dilirik perusahaan air mineral terkemuka, yang bahkan telah membangun bangunan pabrik disekitar lokasi mata air berada. Namun, pabrik yang dibangun di sekitar tahun 90-an tersebut tidak bisa difungsikan karena ditolak oleh warga di daerah hilir yang banyak menerima manfaat dari Sungai Cikandung, katanya, mereka takut akan kehilangan sumber air jika mata airnya digunakan untuk kepentingan bisnis.

Banyak yang menduga, keunikan mata air inilah yang menggoda produsen air mineral untuk membangun pabrik di tempat mata air  itu berada, karena meskipun debit air nya kecil, air yang keluar stagnan dan tidak pernah berkurang di musim kemarau, mungkin hal tersebut menjanjikan keberlangsungan bisnis bagi produsen air mineral.

Ke bagian hilir, mata air ini menjelma menjadi sungai besar yang bernama Sungai Cikandung, dimana pada akhirnya Sungai Cikandung ini bermuara di Sungai Cipunagara, kabupaten Subang. Daerah yang terlewati oleh Sungai Cikandung banyak menerima manfaat dari sungai tersebut, pun ada juga yang menjadi korban dari keganasan aliran airnya.

Seperti yang dikatakan Kepala Desa Karangbungur Kecamatan Buahdua, Eman, yang desanya dilewati aliran Sungai Cikandung, Eman mengatakan bahwa ketika musim penghujan Sungai Cikandung bisa menjadi sangat berbahaya. “Ketika Caah (banjir) kedalaman sungai itu bisa mencapai lima meter,” tutur Eman. Hal tersebut sangat membahayakan penduduk sekitar yang coba melintasi sungai tanpa jembatan.

Menurut Eman, sudah ada beberapa warga yang tewas tenggelam karena memaksakan diri melintasi Sungai Cikandung. “Seingat saya, dari tahun 2010 itu sudah ada empat orang yang tewas akibat tenggelam di Sungai Cikandung,” ungkap Eman.

*Diterbitkan di Harian Sumedang Ekspres, 25 Februari 2015

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

6 komentar

pemandangannya sangat bagus gas, seandanya aku bisa kesana

Subhanallah jernih sekali dan ingin rasany aku nyemplung begitu ajah deh...

Wuaaaaaaa Subhanallah. Airnya jernihhhh

sepertinya menyenangkan sekali, masih alami ^^

euleuh meuni herang kitu caina kang..matak betah

waas nuju alit.....tempat abdi ngojay......


EmoticonEmoticon