Thursday, 29 January 2015

Rumah Pintar Tunggu Uluran Tangan

Rumah Pintar Ibu  Een Sukaesih Belum Selesai 100%
Rumah Pintar Ibu  Een Sukaesih Belum Selesai 100%
Rumah Pintar Al Barokah, bangunan yang hampir selesai dibangun seperti terlihat pada gambar diatas merupakan rumah dengan konsep pembelajaran yang telah lama diidam-idamkan pembangunannya oleh sang Guru Qalbu, Ibu Een Sukaesih. Sayang, sang Guru yang dikagumi banyak orang karena totalitasnya dalam mengajar tersebut meninggal sebelum sempat melihat impiannya itu terwujud. Bagaimana progres pembangunan rumah pintar tersebut sekarang ? berikut petikan wawancara admin dengan salah satu pengelola Rumpin Al Barokah, Bapak Mahdi ;

********

Dana yang tersedia untuk pembangunan Rumah Pintar Een Sukaesih (Alm) semakin menipis, namun, bangunan belum selesai sepenuhnya. Bangunan rumah pintar yang diimpikan Een Sukaesih sejak lama, tinggal memasuki tahap finishing. Kendati demikian, pagar pengaman dan ruangan-ruangan dalam bangunan belum selesai dibangun seluruhnya.

Seperti dikatakan Mahdi (49), yang bertindak selaku Ketua Pengelola Rumah Pintar, bahwa progres pembangunan terhenti ketika bangunan sudah mencapai hampir 99%. Hal tersebut bisa terjadi karena dana yang tersedia tidak mencukupi. Kini Rumah Pintar Een Sukaesih menunggu uluran tangan para dermawan.

“Sejak peletakan batu pertama pembangunan pada tanggal 24 Juli 2013, dana rintisan renovasi dari SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) melalui KEMENDIKBUD untuk pembangunan kamar belajar Ibu Een Sukaesih (yang selanjutnya dialihkan untuk pembangunan Rumah Pintar), dananya sudah terpakai semua, sekarang sudah habis,” kata Mahdi.

Mahdi menambahkan, dana dari SIKIB peruntukannya terbagi menjadi dua bagian, untuk pembangunan, dan untuk pembelian serta pemeliharaan sarana prasarana kegiatan sentra Rumah Pintar. “Dana dari SIKIB, 28% untuk pembangunan fisik Rumah Pintar, dan 72% untuk pembelian sarana dan prasarana sentra. Sentra Rumah Pintar terdiri dari Sentra Buku (perpustakaan), Sentra Panggung (kesenian), Sentra Bermain (Paud), Sentra Komputer, dan Sentra Kria (kerajinan),” ucapnya.

Menurutnya, 28% dana dari SIKIB untuk pembangunan fisik Rumah Pintar hanya cukup untuk pembangunan pondasi serta lantai saja. Hal tersebut dikarenakan karakter tanah tempat dibangunnya Rumah Pintar sangat labil, sehingga pondasi harus kuat. Sementara itu, pembangunan badan bangunan berasal dari dana yang berbeda.

“Ya, dana dari SIKIB itu cukup untuk membangun pondasi dan lantai saja, sedangkan dana untuk membangun badan bangunan (ruangan, atap, dan lain-lain) berasal dari bantuan KEMENDIKBUD Ditjen Paudni, bantuan dari para dosen UPI, Rosa (artis), dari para pengusaha lokal berupa bantuan material, serta swadaya masyarakat dalam bentuk gotong royong guna pembangunan Rumah Pintar,” jelas Mahdi.

Mahdi mengungkapkan bahwa dana pembangunan yang tersedia sudah habis, namun beberapa bagian penting seperti pagar pengaman belum bisa dibangun. “Ya, pagar pengaman untuk pengunjung belum dibuat, ini penting karena posisi Rumah Pintar ada di atas kolam, takutnya ada yang jatuh. Sementara untuk ruangan-ruangan dalam Rumah Pintar, kita sudah mengajukan dua proposal, diantaranya untuk pembuatan ruangan dokumenter (perjalanan hidup Een Sukaesih) dalam bentuk galeri, dan sekarang prosesnya sedang berjalan,” jelasnya lagi.

Berkaitan dengan pembangunan Rumah Pintar yang belum rampung sepenuhnya, uluran tangan dari berbagai kalangan tentunya akan sangat membantu. “Tentu, kita mengharapkan sumbangsih dari mereka yang peduli, dan sangat berterima kasih untuk itu” pungkas Mahdi.

Bagi sahabat yang ingin memberikan bantuan baik berupa Zakat, Infak, maupun Shodaqoh dapat disalurkan langsung ke Sekretariat Rumah Pintar Al-Barokah di Dusun Batukarut RT 01 RW 06 Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Sumedang. Atau melalui Rekening Bank BRI Unit Cimalaka No. 4428-01-001303-50-2

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

17 komentar

Insyaallah jika ada rezki akan disalurkan, mas Jery...Untuk itu kepada panitia dan sahabat blogger serta mas Jery, mohon doanya juga supaya kita selalu diberi rezki titipan dari Allah SWT...

Semoga segera mendapatkan kucuran bantuan yang diharapkan ya
Aminnnnnnnn

wajib didukung sepenuhnya oleh kita warga sumedang juga aparat terkait agar cita-cita mulia ibu segera terlaksana 100 persen nih....meluncur ke sana ah

Semoga banyak yang segera merealisasikan impian rumah pintar ini... sangat bermanfaat...

Haturan salam kenal kang jery, mudah2an amal baik sobat bisa dibalas dengan berlipat ganda oleh allah Swt. amiin. saya hanya bisa dukung do'a saja kang.

terima kasih pak uda, aamiin, pasti akan selalu kita doakan

aamiin kang Asep, hatur tengkyu ya

iya kang, sok atuh :) diantos cenah

hatur nuhun kakang...aamiin, hatur nuhun

Saya baru bisa membantu denga oa saja dulu yah kang.

Semoga lekas mendapatkan uluran tangan dari para dermawan yang mau membantu ya Kang... Amiiin...

Semoga cita-cita yang mulia tersebut segera bisa terlaksana dan terwujud ya Kang WS
Aamiin..

aamiin mas boku, terima kasih :)

Semoga banyak yang membantu.. Aamiiiiin..


EmoticonEmoticon