Sunday, 27 April 2014

Sasakala Gunung Geulis

sasakala gunung geulis
Gunung Geulis Dilihat Dari Desa Cikeruh
Apa diantara sobat ada yang suka mendaki gunung? jika iya, kapan-kapan sobat bisa coba mendaki salah satu gunung di Sumedang yang akan admin ceritakan ini. Gunung Geulis namanya, adalah sebuah gunung kecil atau bukit yang berada di perbatasan tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tanjungsari, Kecamatan Cimanggung, dan Kecamatan Jatinangor. Gunung Geulis ini terlihat jelas dari arah Kecamatan Jatinangor yang menjadi daerah paling barat dari Kabupaten Sumedang dan berbatasan langusng dengan Kota Bandung.

Lihat : Sudah Jangan Ke Jatinangor

sasakala gunung geulis
Gunung Geulis Dilihat Dari Pangkalan Damri Jatinangor
Gunung Geulis bukanlah gunung besar dalam artian gunung sebenarnya, namun ia merupakan gunung kecil atau biasa kita sebut dengan bukit. Namun, meskipun Gunung Geulis tidak terlalu besar dan tidak terlalu tinggi, bukit ini menjadi favorit pendakian bagi mereka yang tergabung dalam grup-grup ataupun individu pecinta alam di Sumedang dan sekitarnya.

Ditengah tumbuh pesatnya kawasan Tanjungsari dan Jatinangor yang hampir tak menyisakan lahan hijau, bukit ini bak menjadi primadona dengan rimbunnya pohon dan udara segarnya, walau di beberapa bagian Gunung Geulis ini telah terjadi  kerusakan, hal tersebut tidak menghalangi niat para pendaki untuk menaklukannya, kebanyakan pendaki yang menaiki Gunung Geulis didorong rasa penasaran dan ingin melihat pemandangan yang bisa dilihat dari puncak bukit ini di malam hari, karena saat itu kerlap-kerlip kota Bandung dan Jatinangor terlihat jelas dari puncaknya. Oh ya,

Geulis dalam bahasa Indonesia artinya adalah cantik, jadi Gunung Geulis dalam bahasa Indonesia berarti Gunung Cantik. Mungkin diantara sobat ada yang penasaran karena nama gunung ini terkesan lain daripada biasanya, ternyata ada kisah atau legenda dibalik nama Gunung Geulis ini, ada beberapa versi cerita mengenai asal mula namanya, berikut adalah salah satu kisahnya dalam Sasakala Gunung Geulis.

Sasakala Gunung Geulis

Dahulu kala, dikisahkan di sebuah tempat hiduplah sepasang suami istri yang belum dikaruniai seorang anak meskipun mereka telah lama hidup bersama dan berumah tangga.  Seiring berjalannya waktu, pasangan tersebut merasa gundah dan bertanya-tanya pada yang Maha Kuasa kenapa mereka belum juga memiliki anak. Didorong keinginan yang sangat kuat untuk bisa memiliki anak dan mempunyai keturunan, sang suami tak pernah berhenti memohon kepada yang Maha Kuasa agar bisa dikaruniai buah hati.

Karena kesungguhannya, angannya sering muncul dalam lamunan dan mimpinya, sampai akhirnya entah kenapa pada suatu malam sang suami bermimpi dan seolah mendapatkan petunjuk dari mimpinya tersebut, dalam mimpinya, ia memperoleh petunjuk untuk pergi ke sebuah gunung yang berada di sebelah timur kampungnya. 

Petunjuk di mimpinya mengatakan bahwa ia harus mendatangi gunung itu dan bertapa disana. Keesokan paginya, ia menceritakan mimpinya itu pada istri tercintanya, tanpa banyak bertanya atupun membantah, istrinya mengizinkan sang suami untuk mengkuti dan melaksanakan petunjuk yang ia peroleh melalui mimpinya. Dan tanpa pikir panjang, karena kuatnya keinginan untuk mempunyai anak, sang suamipun langsung pergi berangkat ke gunung yang dimaksud untuk bertapa dan memohon pada yang Maha Kuasa.

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya sang suami menemukan gunung yang dimaksud dalam mimpinya. Setelah menemukan gunung tersebut tanpa ragu ia langsung melakukan tapa sesuai petunjuk, ia menjalani tapanya selama empat puluh hari empat puluh malam. Tiga puluh sembilan malam ia lalui dengan mudah tanpa gangguan apapun, pada malam ke empat puluh atau malam terakhir, ia didatangi oleh seorang wanita yang cantik jelita, kecantikan perempuan tersebut membuat ia lupa akan niatan awalnya, ia jatuh hati dan pada akhirnya menikahinya, padahal tanpa sepengetahuan dirinya, sebenarnya perempuan cantik yang dinikahinya itu adalah perwujudan dari seekor ular.

Waktu terus berjalan, sang istri yang menunggu suaminya pulang dari bertapa merasa heran sekaligus khawatir karena suaminya tak juga pulang, ia pun bergegas menyusul suaminya dan mencarinya ke gunung tempatnya bertapa. Sesampainya di gunung tersebut, ia mendapati suaminya sedang dililit seekor ular yang sangat besar, seketika ia merasa lemas, ia terkejut dan juga cemas akan keselamatan suaminya. 

Didorong rasa sayang pada suami, ia memutar otak untuk bisa menyelamatkan suaminya dari ular besar itu, dan akhirnya ia mengambil keputusan untuk memakai cara menjerat agar ular yang melilit suaminya bisa ditangkap. Berkat perjuangan dan kegigihannya, ular besar yang melilit suaminya seolah bukan masalah lagi buatnya dan dengan sekejap sang ular sudah terjerat. Namun, karena besarnya badan sang ular, ia tak bisa membawanya sendirian dan menggunakan tenaga seekor kuda untuk membawa ular tersebut dari atas gunung, setelah tiba di suatu tempat, diikatlah kuda itu pada sebuah pohon, dan tempat mengikat kuda tersebut sekarang dikenal dengan nama Cikuda.

Ketika sang suami melihat ular besar yang melilitnya akan dibunuh, sekuat tenaga sang suami menghalangi maksud istrinya, karena dalam penglihatannya yang terlihat bukanlah seekor ular, melainkan seorang putri yang cantik jelita. Sang istri tak habis pikir dan bertanya-tanya kenapa suaminya berubah sikap sedemikian rupa, dan akhirnya kesabarannya pun habis, tak hanya ular raksasa itu yang dibunuhnya namun juga beserta suaminya...ia menghabisi suminya karena kesal suaminya telah melupakan dirinya.

Selang satu minggu dari kejadian, konon bangkai ular dan mayat sang suami hilang tak berbekas, diceritakan bahwa sang suami menjelma menjadi seekor ular dan tetap hidup menetap di Gunung tersebut. Gunung itu kini dikenal dengan nama Gunung Geulis, yang didasarkan pada cerita seekor ular besar yang menjelma menjadi perempuan yang cantik jelita.

Demikian Sasakala atau cerita rakyat mengenai awal mula nama Gunung Geulis di Kabupaten Sumedang, sebuah cerita yang lahir dari kearifan lokal yang mungkin mempunyai maksud dan filosofi tersendiri bagi manusia untuk bisa diambil pelajarannya, semoga bermanfaat.

*Cerita digubah dari tradisidongeng.blogspot.com

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

84 komentar

Dilihat dari gambarnya gunungnya masih subur, banyak tumbuhan hijaunya

Selamat sore Kang Jery menarik cerita sejarah gunung geulis ini yah Kang
Ternyata seekor ular besar yang menjelma wanita cantik di balik gunung
Geulis itu ya Kang Jery. makasih atas sejarahnya Kang :)

Bukan hanya sejuk rindang dan hijau Gunung geulis ini
ternyata menyimapan kenangan sejarah yang mungkin
Sebagian orang Indonesia belum mengetahui sejarah
Di dalamnya. semangat terus berkarya Kang Jery :))

Gunung Geulis ini terletak di Bogor di selatan Citeureup ya mas... Indah sekali pemandangannya dan udaranya dingin2 sejuk... dulu saya pernah diajak main kesana sama saudara saya di Jakarta :)

ternyata sang suami lebih memilih ular daripada sang istri yg manusia,,bahkan matipun pun suami memilih menjadi ular ....legenda yg luarbiasa...
keep happy blogging always..salam dari Makassar :-)

cantik pemandanganya ya kang...
tapi baca ceritanya,kok endingnya jadi bunuhan ya...serem

Kapan ya bisa ke Sumedang .... :)

selamat malam mas,,,,,
saya takut naik gunung mas, saya pernah liat di yutub ada yang meninggal naik gunung mas...
tapi tentunya kalau membawa persiapan yang layak tidak akan terjadi ya mas..

selamat malam bang wewengkon...wah gunungnya bagus...jadi ingat gunung menoreh di kampung halaman saya T_T

Saya pernah dengar "Neng Geulis" mas Jery. Kalau Gunung Geulis berarti gunung yang cantik atau indah dalam arti sebenarnya ya mas?

wah saya baru denger ada gunung namanya gelius mas.. keren deh namanya mas :))
gunung memang lebih indah jika di lihat dari jauh ya mas.. lebih gimana gitu, seperti lukisan yang nyata :>)

tempatnya cukup asri ya mas, kalau ada kesempatan bisa jadi tempat daki nanti :)

menarik mas cerita sejarah tyentang gunung geulis dan sejarah gadis jilma'an nya

ini adalah salah satu gunung yang pertama kali saya dengan :))

Ternyata asal mula nama gunung geulis itu dari nama siluman ular yang cantik jelita ya Kang :)
Ditempat saya juga ada cerita kaya gitu namanya Gunung Putri :)

Rasain deh suaminya, masak karena cewek cantik jadi lupa sama istrinya sih. Lupa juga donk ya sama semua kenangan dan tujuan dia menikahi istrinya. Sebeeeell.. *salah fokus*

Tapi pemandangannya bagus ya Bang, aku suka deh. Adem-adem gimanaaa gitu :)

menarik sekali ceritanya kang, nambah wawasan..haturnuhun...

jadinya nggak takut kan kalo ketemu ular? hehe

gambar pemandangannya bagus,hasil jepretan sendiri ya mas?

Setiap dongeng, legenda selalu punya nilai2 luhur yang tersirat....

Baru tau nih informasinya :D
terimakasih kang

rupanya ada kisah dibalik namanya...kebayang geulis na

Kayak cerita ular putih dong Mas hehehehe, btw kemarin saya kesasar mas hahahaha

Kunjungan sore yang Indah Kang Jery, simak kemabali keindahan dan
Kesejukan kawasan Gunung Geulis kemarin saya lewat di sekita Gunung geulis ini
Lho Kang Jery. SUNGGUH ENDAH SAGALANA NYA Kang..? :)

PEmandangan gunungnya cantik seperti arti namanya geulis

nembe terang abdi mah kang,,, emang aya kitu gunung geulis kang?//

Wah kapan-kapan saya harus mampir nih ke gunung Geulis ini,,
Temenin ya mas kalo saya mau mampir,, hehe

aduh ceritanya... laki2 kok ga bisa ya liat cewek kinclong sedikit.. e ga taunya uler hihihiii :-) .. makasi info dan cerita rakyatnya kang

Gunung geluis? Baru denegr mas..

wah pantesan disebut dengan gunung geulis yah mas, kapan-kapan pengen nih mampir ke sana, makasih infonya mas :)

Saya mah baru denger namanya juga kang, dari namanya saja sudah bisa disimpulkan bahwa gunung geulis ini tentunya indah dan mempesona ya kang :)

hadir kembali menyapa sahabat :-)

tapi sayangnya gunung geulis itu tidak lah geulis(cantik) hijau royo royo seperti yang banyak dibayangkan..
gunung geulis gundul

tapi sayangnya gunung geulis itu tidak lah geulis(cantik) hijau royo royo seperti yang banyak dibayangkan..
gunung geulis gundul

legendanya begitu ya kang...saya yang tiap hari bisa liat penampakan gunung geulis itu malah baru tau legendanya dari artikel ini...kemana azh saya teh atuh... x-)

nnaahhh itulah kang cilembu sudah menambahkan, mudah2an saja ada pengawasan dan kepedulian dari pihak2 yg harusnya bertanggung jawab terhadap berbagai aktivitas yg merusak di gunung geulis ini y kang

selamat sore kang...iya kang sami2 :)

iya mbak di bogor juga ada gunung geulis...tapi ini mah gunung geulis yang ada di Sumedang tepatnya di kecamatan jatinangor :)

iya pak...tapi ini hanya salah satu versi cerita saja...
terima kasih pak, salam :)

sereman mana sama lihat muka saya kang ? (m)

mudah-mudahan suatu waktu nanti bisa kseini :)

selamat sore mas...iya mas, kalau mau mendaki gunung memang sebaiknya bawa perbekalan dan peralatan yang lengkap, jangan lupa juga untuk menghubungi dan memberi tahu post penjagaan kalau ada...karena kadang mendaki gunung resikonya cukup besar juga

wah sepertinya seru ya kang kalau berkunjung e gunung menoreh :)
jadi kepingin kesana

iya pak kira2 bisa diartikan seperti itu...tapi namanya sekarang agak lain dan berbeda dengan kenyataannya pak..beberapa bagian dari gunung ini sudah banyak yang rusak dan tidak cantik lagi

gunung geulis mas bukan gunung gelius :))
iya mas, makanya di masyarakat sunda juga ada ungkapan "geulis gunung", dari jauh cantik tapi kalau dari dekat gimannnaaa gituh hehe..

iya mas boleh...hati2 ya mas kalau mau mendaki kesini :)

cerita legenda mah memang kadang maririp ya kang...cuma beda tokoh saja :-#

hee mbak neny sepertinya meresapi sekali ceritanya ya heehe...iya mbak, kurang ajiar tuh kalau lelaki kayak begitu...iya mbak, terima kasih :)

ikutan youre welcome juga ah ::-)

iya kang...yang ada ntar malah naksir :-)
cok teh dipacok :-)

kebayang gimana n kebayang apanya mas ?? :-)

iya mas...seperti itulah kira2...
wah ?? kesasar kemana mas ? :-s

selamat sore kang
hee iya kang, pasti kelewatan kalau dari subang ke sumedang dari arah bandung mah :)

mungkin begitu mas kalau dilihatnya dari jauh..

iya kang ada, itu fotonya kan diatas :))

ssiiiapp lah kang, sok lah saya bakal jadi guidenya :))
tapi jaangan salahin ya kalau guidenya lebih dulu tepar daripada para pendaki, pas mendaki gunung

wah c mbak nyindir ini mah eung :-)
sama2 mbak uswah...

iya mas, tak tunggu loh :))
sama2 mas :)

iya kang kalau dari jauh, kalau dari deket mah beda lagi keliatannya sekarang mah :))

iya atuh kang kemana azah ?? (m)

bener-bener gunung yang cantik ya mas, jadi harus dijaga ya kelestariannya, jangan sampai dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ;)

mantap banget gunung nya gan

pasti sejuk di bawah pohon yang ada digunung itu ya

Terus Tiga Makam yang di puncak Makam siapa ya :)

Jangan2 gunung piramida juga...coba perhatikan...

Gunung piramida tuh...

kang ijin kopas,, wios teu kang,,

Ingin sekali suatu saat bisa merasakan tanah gunung geulis di telapak kaki ini. Btw nama gunung ini sama dengan salah satu nama desa di kabupaten Bogor.

This comment has been removed by the author.

Ngasal banget
Kakek nenek saya yg asli turunan sana blm pernah cerita seperti itu

yg mau k gunung ini hayu, saya masyarakat yg tinggal di bawah kaki gunung geulis tepatnya sawah dadap. ini kontak saya 085221074847


EmoticonEmoticon