Monday, 21 April 2014

Salak Bongkok, Sensasi Rasa & Khasiatnya Ok

Salak Bongkok
Salak Bongkok Baru Dipetik
Apa diantara sobat ada yang suka dengan buah salak? buah yang orang barat sering menyebutnya dengan snake fruit ini biasanya mempunyai rasa agak asam kecut dan sedikit manis, buah ini biasanya cocok disantap siang hari ketika panas sedang terik-teriknya, karena rasanya yang dominan asam bisa menyegarkan dan menghilangkan rasa kantuk, sebutan snake fruit ini didapat karena kulit buahnya mempunyai sisik yang mirip dengan binatang ular.

Buah yang daun pohonnya berbentuk majemuk manyirip ini mempunyai nama latin Salacca Zalacca dan banyak tumbuh di berbagai pelosok negara kita, umumnya buahnya dijadikan buah meja yang disantap langsung ataupun dijadikan manisan. Dalam satu buah salak biasanya terdapat tiga keping buah dengan ukuran besar dan kecil.

Berbicara tentang buah salak yang terkenal di Indonesia, beberapa dari sobat mungkin akan langsung menebak bahwa itu adalah salak pondoh dan salak condet karena memang buah salak tersebut sudah terkenal dan digemari banyak kalangan. Tahukah sobat, Kabupaten Sumedang juga ternyata mempunyai hasil bumi unggulan dari buah yang pohonnya berduri-duri tersebut, namanya adalah Salak Bongkok. Buah Salak ini bisa dibilang eksklusif karena hanya bisa ditemui di wilayah Desa Bongkok, Kabupaten Sumedang.

Salak bongkok, mungkin namanya tidak sefamiliar salak pondoh dan lainnya, namun ia sangat diminati oleh para pelancong yang kebetulan singgah di Sumedang karena rasanya yang berbeda dari buah salak kebanyakan yang berasa dominan asam, salak bongkok ini mempunyai perpaduan rasa manis asam menyegarkan.

Salak Bongkok
Pohon Salak Bongkok Sedang Berbuah
Secara tampilan salak bongkok ini sama saja seperti buah salak lainnya, hanya saja ukurannya sedikit lebih besar dan lebih wangi, dan jika kebanyakan buah salak menimbulkan sensasi sepat setelah memakannya maka tidak demikian dengan salak bongkok ini, rasanya yang khas menyegarkan seolah memberikan sensasi yang berbeda di lidah bagi yang menyantapnya.

Melihat keunggulan dan nilai ekonomisnya yang cukup tinggi, sebagian besar masyarakat di Desa Bongkok menjadi petani salak sehingga kita bisa melihat banyak pohon salak berjejer di sepanjang jalan Kecamatan Conggeang - Buahdua.

Pedagang buah salak bongkok ini bisa banyak dijumpai di sekitar jalan raya Bandung - Cirebon blok Paseh Sumedang dan juga di sepanjang jalan Kecamatan Conggeang menuju Kecamatan Buahdua, biasanya ia menjadi oleh-oleh atau buah tangan bagi mereka yang berwisata kedaerah tersebut seperti misal ke pemandian air panas atau ke Curug Ciputrawangi. Selain harganya yang cukup terjangkau, kekhasan dari salak ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut, banyak diantaranya yang mencicipinya langsung ditempat/kios penjualnya.

Lihat : Wana Wisata Curug Ciputrawangi

Setelah melalui riset penelitian, para ahli mengatakan bahwa ekstrak salak bongkok mampu menghasilkan zat antihiperurikemia yang dapat mencegah penyakit asam urat. Selain itu dikatakan bahwa salak bongkok mengandung antioksidan yang sangat baik bagi kesehatan karena mampu menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh (Sumber : Harian Pikiran Rakyat). Tentunya ini menjadi kabar gembira bagi para penikmat salak bongkok karena selain rasanya yang khas ternyata salak bongkok juga mempunyai manfaat yang cukup besar dan baik bagi kesehatan.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

94 komentar

ohh ternyata bongkok itu nama sebuah tempat ya Kang? saya beberapa kali denger sih di sekitar rumah, ada istilah itu. tapi saya belum mudhenk.

wah baru denger kali ini mas, disamping rasanya mantap juga bisa mencegah asam urat ya mas. salak bongkok ok sip deh. hehe

wajhh. salak ini termasuk salah satu buah kesukaan ane gan,, tapi ane belum pernah ngerasain yang bangkok

saudara saya ada yang nikah sama orang bongkok. kebetulan, mertuanya memang kelompok tani salak bongkok :)
setuju mas. rasanya memang gak kalah sama salak pondoh. habis makannya juga ga bikin mules :d

Wah saya belum pernah melihat dan memakan salak bongkok mas. Kalau salak biasa sih sering mas. Di pasar tempat saya banyak. Tapi kalau salak bongkok belum pernah tau saya mas.

Wah saya belum pernah melihat dan memakan salak bongkok mas. Kalau salak biasa sih sering mas. Di pasar tempat saya banyak. Tapi kalau salak bongkok belum pernah tau saya mas.

biasanamah nu bangkok bangkok mantap nya kang hehe

Selamat Malam Kang Jery, Baru tahu nih saya Kang tentang Salak Bongkok
yang saya tau Salak Pondoh, tapi setelah membaca artikel nu Akang ieu
sepertinya manis dan enak rasa salak Bongkok ini, hayang da abi ngaraosan Kang

Kalau di tempat saya ada nama Jambu Bangkok Kang Jery, tapi kalau
Istilah nama Salak Bongkok baru denger nih, dan artikel Akang yang ngasih taunya

Hahay bener oge tah saur kang intan biasa na mah nu bangkok bangkok teh mantep :)

salah bongkok ma salak pondoh beda ya mas?
jadi penasaran ma salak bongkok ni :)

rupanya masing2 daerah punya salak ..sumedang ,,ada salak bongkok...harus dibuat populer nich..agat bisa terkenal seperti salah pondoh dsb....
keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

saya suka banget nih buah salak, kadang seminggu suka beli kepasar wanaraja *garut* hehe. Bukan hanya rasanya enak, tapi bisa mencegah penyakit asam urat. Ternyata nggak sia sia saya setiap minggu mengkonsumsi buah Salak :D

Salak Bangko saya baru dengar dan belum pernah rasa Kang, namun suatu hari nanti saya akan mencari jenis seperti ini. Pasi enak dan lezat ya rasanya. Hm.... mantaps....


Salam

dari warnanya salaknya keliatannya enak banget tuh Mas, sayang di tempat saya gk ada yang seperti ini :D

SAlak bongkok... hmmmmm apa bedanya sama pondoh ya mas

Nyam.. Mantap kali itu pas dimakan, Bang. Apalagi kalo rasanya manis :D

Hahhhh salak Bangkok ?? baru dengerr sayahhh hehe dan belom pernah ngerasainn brrr jadii pengennn Beli dan ngerasain Sesasinya :>)

mampir lagi ni mas, numpang parkir :)

Saya yang dari Kalimantan taunya cuma salak pondoh dan salak bali. Di kalimantan sendiri ada juga varietas-varietas salak unggul, cuma mungkin belum setenar salak pondoh dan salak bali.

Untuk salak bongkok, saya baru dengar nih. Bagus juga kalau dikembangkan ya sebagai produk buah unggulan Indonesia.

selamat pagi kang, Saya juga suka makan salak, walaupun salak mempunyai batang yang berduri namun rasa salak itu sungguh gurih gurih mantab :)

Luar biasa. Produk unggulan yang patut untuk ditampilkan di tingkat nasional. Rasanya yang spesial dan menyegarkan. Alangkah indahnya bila produk-produk unggulan seperti ini bisa dinikmati tanpa terkendala jarak dan waktu. Sistem transportasi kita masih 'belum bagus' dan relatif mahal. Bila Jawa telah terhubung jalan tol dan jalur kereta api double track dilengkapi media transportasi yang canggih, maka produk-produk apapun akan sampai di konsumen dengan sangat cepat dan mudah. Semoga Salak Bongkok ini semakin mendunia. Salam cemerlang.

wow. .luar biasa nih bongkok. .
tidak menimbulkan sensasi sepat melainkan segar asam manis. .:)

wow luar biasa nih bongkok. .
tidak menimbulkan sensasi sepat melainkan sensasi segar asam manis. .

blom pernah nyobain salang bongkok, biasanya disini adanya salak pondoh..
jadi penasaran sensasi rasanya

wah pasti rasanya maknyus ya mas salak nya, soalnya biasanya buah dari sana enak -enak :)
tapi saya lebih suka salak produk indonesia saja soalnya lebih murah harga nya meski kualitas nya berbeda dengan salak bangkok ini ;)

saya paling suka buah salak apa lagi salak lokal, salak bongkok ini jenis salak lokal ya mas :)

tapi kalau gak tau caranya mengupas tangan bisa lecet2 ya mas :-)

iya sih, biasanya emang salak pondoh, tapi kalo Salak bongkok baru denger dan belom pernah ngrasain. mgkin salaknya gak di jual sampe tempat q.. :-)

saya masih belum pernah mencicipinya, bedanya apa ya ?

Salak Bongkok Baru Mendengar Ituh Naman Salak yang diambil dari nama daerah yang mempruduksinya. Selama ini yang ada di pasaran tempat saya hanya salak pondoh dan salak bali kadang kadang ada. Namun karena kini yang banyak di jumpai salak pondoh lama lama kangen juga dengan salak biasa yang sepat rasanya, terasa gituh sensasi makan salaknya

pasti enak ya mas rasanya,saya pernah nyobain juga

Seger ni panas panas makan salak manis2 kesat.
Di sumedang penghasil salak cimalaka kah kang ?

daerah saya juga punya salak terkenal, namanya salak pondoh.

aku lbh suka salak pondoh sob... beda gak sih?

Salak nya gemuk gemuk yah mas...

Kalau daerah tempat tinggal saya terkenal sebagai penghasil Salak Pondoh. Salak ini rasanya juga khas. Sayang saya belum pernah nyoba Salak Bongkok, jadi nggak tau bedanya :D

Desa Bongkok teh sebelah mana kang...mau dong salaknya, kita barter sama ubi yuh.

Kalo yang pernah gue coba cuma salak pondok hehe.. rasanya manis juga

kalau berkunjung ke sini itu rasanya jadi selalu pengen ke sumedaaaang...
ternyata banyak hal yang menarik di sumedang, dan saya melewatkannya

sALAK rasa nya manis2 keset,bikin ketagihan

pasti rasanya mantap ya mas, secara getu buah import dari bangkok, jadi kapan-kapan bisa dicoba nih salak bangkok nya apabila kita ingin merasakan sensasi baru makan salak ;)

kira-kira rasanya seperti apa ya? masih belum beruntung untuk cicipinya ;(

Salak enak juga kalau dibikin manisan

Saya sangat suka dengan salak, tapi kalau salak bongkok kayaknya belum pernah coba. Kapan2 deh. hehehe

rasanya persis seperti salak mas :d

salak selain enak juga ada manfaatnya juga ya mas. manteb deh :>)

iya kang zac...kalau di Sumedang memang ada yang namanya desa bongkok :))
iya kang karrys, tapi ini salak bongkok loh ya bukan salak bangkok :)

sama donk sob...saya juga suka :))

wah saudaranya jadi orang bongkok dong ya mbak...bisa silaturahmi nanti :)
terima kasih mbak :))

nanti kalau kapan2 kesini saya traktir salak yah mas (m)

ini mah bongkok kang...yang bongkok mantep gak kang :-)

sok atuh kang cobi ngaraosan (m)

ini mah bongkok sob bukan bangkok :-)

iya kang, kita teruskan hobi kita mengkonsumsi buah salak :)

iya pak silahkan...terima kasih :)
salam

warnanya coklat kecoklat2an ya mas hhe

yang beda pastinya rasanya dan daerah penghasilnya sob

selamat malam kang...iya kang, setuju pisan :)

iya mbak, mungkin kita harus sama2 coba perkenalkan ya hasil bumi unggulan dari daerah kita masing2

iya pak setuju sekali...terima kasih pak atas tambahannya...

iya mas boleh dicoba, pasti dh merem melek :))

iya mbak...salak bongkok ini juga dari Indnesia kok, dari Sumedang :)

iya mbak salak lokal dari Sumedang...
hee iya mbak, mesti sedia obat merah biar ndak infeksi :))

bedanya gimana ya...susah untuk diungkapkan mbak :)

iya mas...kalau manisnya bener2 manis jadi ndak berasa makan salak ya

bukan cimalaka kang...tapi di desa bongkok paseh :)

iya sob...salak pondoh mantep deh

kurang olahraga mungkin ya mas salaknya :-)

iya sob...wah mantap sekali ya itu salak pondoh :)

hee iya kah mbak ?? jadi misi saya memperkenalkan sumedang lebih dalam berhasil dong ya :))

kapan2 kesini lagi mbak :))

iya sob...salak pondoh manteb deh

bukan buah impor ko mbak...ini buah lokla dari desa bongkok :)

nah, kang ucup sudah mewakili menjawab :))

hadeuh...lami pisan lodingna kang.
ke'nya kudu dioprek deui jeroanna tah...lebar ku iklan GA na pan ai beurat mah.

iya kang..memang berat ini teh halaman postingnya mah...bingung dioprek gimana lagi ya kang biar asoy loadingnya, resiko banyak gambar eung padahal ini gambarnya sudah disimpen di picassa teu aplod langsung...kode apa y yang enaknya dibuang ??

baru tau kalau ada salak bangkok..mungkin sudah pernah makan atau lihat salaknya tapi tidak tau salaknya jenis apa ini., ukurannya memang lebih besar dari salak pondoh, saya kira sama saja namanya ehh setelah baca artikel diatas jadi bisa membandingkan yang mana yang bangkok dan yang mana yang pondoh.. thx broe

kalau salak pondoh itu juga berkaitan dengan nama daerah juga kah mas, tapi apapun namanya salak adakalanya rasanya sepet..
hehehe

mantapp kang, abdi ti orang paseh teu nyangka aya nu nga explore tentang sumedang, lanjutkannn !!!


EmoticonEmoticon