Thursday, 19 September 2013

Museum Prabu Geusan Ulun

Museum Prabu Geusan Ulun
Gedung Srimanganti, Museum Prabu Geusan Ulun
Setelah kemarin bercerita tentang Monumen Lingga, kali ini admin ingin bercerita sedikit tentang Museum yang berada tidak jauh dari Monumen Lingga yaitu Museum Prabu Geusan Ulun. Sebenarnya tentang Museum Prabu Geusan Ulun ini sudah banyak yang menulis baik dari segi sejarah dan lainnya, tapi admin akan coba menceritakannya kembali sedikit disini.

Lihat : Monumen Lingga

Gedung Pusaka
Admin tertarik untuk ikut bercerita tentang museum ini karena di Museum Prabu Geusan Ulun ini sobat bisa melihat peninggalan barang-barang bersejarah mulai dari abad 15 hingga 19 masehi, mulai dari masa Kerajaan Sumedang Larang sampai zaman VOC. Di Museum ini sobat juga bisa melihat Mahkota Binokasih, yaitu Mahkota Raja Kerajaan Padjadjaran yang diberikan kepada Sumedang Larang, yang karena hal itulah Sumedang disebut sebagai pewaris tahta Kerajaan Padjajaran, sebuah kerajaan besar di tanah Sunda di masa lampau.

Lihat : Mahkota Binokasih

Gedung Kereta
Jika sobat berkunjung ke Kabupaten Sumedang tapi tidak mengunjungi Museum Prabu Geusan Ulun ini, rasanya agak rugi, mungkin bisa dibilang bagaikan makan sayur tanpa garam, apalagi bagi sobat-sobat yang menyukai sejarah khususnya sejarah tentang Kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Museum Prabu Geusan Ulun ini sebenarnya bukan merupakan 1 bangunan, tetapi ia merupakan sebuah komplek yang terdiri dari beberapa bangunan yaitu Gedung Srimanganti, Gedung Bumi Kaler, Gedung Pusaka, Gedung Gendeng, Gedung Gamelan, dan Gedung Kereta. Yang tampak pada foto paling atas adalah Gedung Srimanganti, Gedung Srimanganti ini dijadikan Gedung utama dan sebagai tempat masuk ke komplek bangunan yang tadi telah admin sebutkan, gaya bangunannya bergaya kolonial, didirikan pada tahun 1706.

Di dalam Museum Prabu Geusan Ulun banyak tersimpan manuskrip sejarah kerajaan Sunda di pulau Jawa yang merupakan cikal bakal berdirinya pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Ketika masuk ke Museum ini, kita akan merasa dibawa ke masa lampau dan melihat langsung saksi bisu perjalanan sejarah Sumedang yang sampai sekarang masih terawat dan tersimpan dengan rapi.

Gedung Gamelan
Merasa sedikit angker ketika masuk museum ini? wajar, karena di museum ini terdapat banyak benda pusaka peninggalan leluhur Sunda yang diantaranya diperlakukan secara khusus seperti dicuci pada bulan tertentu yaitu pada bulan Rabiul Awal atau Maulud,  tentunya hal tersebut dilakukan bukan semata karena hal yang berbau klenik, tapi lebih kepada pelestarian budaya tradisi para leluhur yang berlangsung turun temurun dari zaman dulu.

Tapi menurut admin pribadi, benar ada satu tempat yang memiliki aura mistik disini, menurut admin tempat tersebut adalah Gedung Gamelan, dimana didalamnya terdapat Goong Ageung (Gong Besar) yang kabarnya bisa berbunyi sendiri pada malam-malam tertentu.

Gedung Bumi Kaler
Sedikit mengulas sejarah kenapa Museum ini dinamakan Museum Prabu Geusan Ulun, berdirinya Museum Prabu Geusan Ulun ini berawal dari terbentuknya Yayasan Pangeran Aria Suria Atmadja atau disingkat YPASA pada tahun 1950, yang kemudian berganti nama menjadi Yayasan Pangeran Sumedang (YPS). Pada tahun 1974, tepatnya pada tanggal 7-13 Maret di Sumedang diadakan Seminar Sejarah Jawa Barat yang dihadiri oleh para ahli sejarah Jawa Barat, pada  forum tersebut sesepuh YPS dan wargi Sumedang mengusulkan untuk mengganti nama Museum YPS, dan pada akhirnya dari hasil diskusi dan musyawarah dipilihlah sebuah nama yang merupakan tokoh kharismatik Raja terakhir dari Kerajaan Sumedang Larang yang bernama Prabu Geusan Ulun,  maka sejak  tanggal 13 Maret 1974 nama Museum YPS berganti nama menjadi Museum Prabu Geusan Ulun. Museum ini merupakan tempat wisata sejarah yang menjadi andalan Kabupaten Sumedang hingga saat ini.

Video : Museum Prabu Geusan Ulun

*Disarikan dari berbagai sumber

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

65 komentar

museumnya bagus banget gan 0-0p

waw jadi ingin singgah di museum tersebut. Salam saya

waduh udah tua banget yah berarti usia bangunannya kang mulai dari 1706 sampe sekarang masih berdiri tegap, tapi udah beberapa kali rehap juga mungkin yah kang :)

senang sekali kalau mendengar kabar sebuah museum yang lestari dan terpelihara. apalagi usia bangunannya sudah berabad-abad.

sungguh besar jasa pendiri YPASA, apabila tidak ada yayasan tersebut, entah bagaimana nasib manuskrip-manuskrip dan pusaka-pusaka tua itu.

Dengan adanya museum tersebut setidaknya bisa mengingatkan akan sejarah tempo dulu pada generasi sekarang ya..

museum adalah tempat yang bisa berbicara dengan foto dan benda. hmmm... jadi pengen kesini nih.. ^^

kapan2 mampir saja ke sumedang ya sob :)

kalau perbaikan pasti ada mas hehe...
tapi ga merubah bentuk aslinya

iya mbak, WS setuju...dengan adanya museum ini manuskrip2 dan pusaka2 yang ada jadi lebih terpelihara

kapan2 mampir ya mbak ke sumedang hehe

Aku membaca postingan ini jadi penasaran. Pengen kesana, karena aku penyuka sejarah.

nanti kapan2 kalau ada kesempatan main saja ya mas ke Sumedang :)

Umumnya penggunaan nama tempat bersejarah didasarkan pada siapa yang paling terkenal diantara pemimpin kerajaan, tapi ini malah pada Radja terakhir. Mungkin mereka memiliki alasan yang sangat baik memberikan nama museum ini.

OOT : Usul kang, karena mata saya agak susah membaca, gimana kalo setiap alineanya nggak terlalu panjang. Yang diatas itu satu alinea bisa di jadikan dua alinea. entar bacanya lebih enak.
Maaf ini hanya usul

iya mas karena katanya beliaulah raja yg paling kharismatik yg bisa menyatukan kembali wilayah2 kerajaan padjadjaran yg katanya mulai terpecah juga ketika padjadjaran akan runtuh..

hehe iya ya mas, WS juga bacanya brasa gimana sih...padahal tdi waktu masih nulis2 n dliat di draft g berduyun2 bgt gitu...tak edit dulu. Trima kasih mas masukannya

museum merupakan tempat untuk menyimpan berbagai benda bersejarah di masa lampau, agar tidak hilang atau musnah. akan sangat disayangkan bila benda-benda tersebut dicuri oleh orang seperti yang terjadi di museum nasional jakarta baru-baru ini. mudah-mudahan Museum Prabu Geusan Ulun aman-aman saja ya mas :)

bener nih kata mbak eka komentator di atas saya.. tadi saya juga nonton on the spot.. 7 pencurian benda musium di dunia...

semoga saja museum museum di indonesia tidak pernah kebobolan lagi.. dan terutama para pencuri masih punya rasa nasionalisme yang tinggi, agar tidak melakukan perbuatan buruk itu...

Biar nanti saya ga rugi kalo nanti main ke sumedang mau mampir kesini ah kang hehe...

insya Allah kalau lewat saya mampir :)

semoga saja museumnya aman dan di beri cctv, siapa tahu ada yang uka uka atau mencari keris atau pusaka dari prabu tajimalela, hehehe
pengunjungnya ramai apa tidak mas WS?bayar berapa masuknya? terus parkirnya berapa mas?
oh iya es degan depan museum sekarang harganya berapa? hehehehehehe

Keren Gan Infonyaa Sangatt Bermanfattt :) Makasii yah gan ^_^
Tapi Saya Masii Penasaran Ama Mahkota Raja Kerajaan Padjadjaran hehehe Nanti Klo Agan Sempett Sisipin Gambarnya Donk Biar Tambahhh Yahuttt :D Oh iyaa Gan dan Saya Juga Masiii Penasaran Tuh Dengan Goong Ageung hehe
Nanti Klo Agan Mau Posting Artikel Tentang Goong Ageung Cantumin Gambarnya Yahh gan Saya Pengen Liatt Bentuknya Kaya Gimana :D

umur bangunannya sudah tuwa.. tapi tetap kokoh ya kang... main ah kesana..

betul mas harus pasang cctv nanti seperti kejadian di muesium gajah peninggalan sejarah berlapis emas hilang

Aamiin mbak terima kasih...
iya skrg penjahat2 pencuri2 itu makin pinter aja ya, jangankan yg pengamanannya ga ketat...yg pengamanannya ketat bgt juga masih bisa dibobol

hehe iya ya mas, mudah2an pencuri juga masih punya rasa nasionalisme...
coz benda peninggalan sejarah sangat tidak sepadan jika dibandingkan dengan apapun apalagi kalau sampai diperjualbelikan dengan pihak asing...bisa benar2 mencederai bangsa kita ya

@ mas Agus : Wah mas agus udah kaya wartawan ini :D
es degannya gratis deh mas kalau kebetulan ada WS disitu hehehe

@ Mang Yono n Mas Agus : kayanya mah belum pakai cctv ini museum, tapi mudah2an penjagaannya bisa diperketat, bercermin dari kejadian museum nasional itu kan memang pastinya sayang juga ya kalau sampai kebobolan kecurian gara2 teledor

sama2 sob makasih kembali hehe...

Itu kalau yg mahkota binokasih kan WS udah pasang linknya sob tinggal di klik aja buat baca artikel n liat fotonya, iya ni kalau yg goong ageung memang belum pernah bikin artikelnya hehe

iya mang...kita mah harus bersyukur berarti masih muda ya dibanding bangunan ini mah heheh...
Iya atuh mang diantos, koling2 aja kalau ke sumedang :)

Ternyata di Sumedang banyak sekali peninggalan bersejarah! sekarang museum prabu geusan ulun.

Terima kasih! saya salut banget mas,,, atas semua postingannya di blog ini yang selalu menarik dan menambah wawasan.

kapan bisa ke museum prabu geusan. biar bisa merasakan mistiknya.

keberadaan musium sangat penting karena dengan adanya tersebutlah generasi-generasi penerus bisa belajar lebih dekat sejarah kehidupan nenek moyangkita ya mas

Ditengah ramainya pemberitaan tentang pencurian artefak di musium, tulisan ini membuat kita semakin mencintai warisan leluhur dan budaya bangsa. Tugas kita semua untuk mengamankannya

terima kasih kang...iya kang, tentunya adalah kewajiban kita semua untuk menjaga barang2 warisan sejarah di negeri kita tercinta ini :)

wahduh ini biasanya aja ko mbak postingannya hehe...
terima kasih mbak atas apresiasinya :)

kapan2 main saja ya mas ke sumedang :)

air mana air.. blognya kebaran *salah fokus*

baru beberapa kali saya museum, tapi belum pernah ke museum yg bangunannya masih kuno. :) .

yg nyuri pasti dah tahu keadaan dlamnya mas

sya berkunjung ke sumedang disini aja mas,,,,,

g kebayang gimana merindingnya saat sendirian tengah malam mendengar gong dimuseum ini

wah jangan disiram kompinya mbak nanti rusak hehe

nanti kapan2 bisa dicoba mbak...sambil merasakan suasana nya :)

iya mbak biar ga usah2 jauh ya hehe...
Insya Allah blog ini akan terus menyajikan segala sesuatunya tentang sumedang sebisa mungkin, walau pada akhirnya banyak postingan yg OOT juga ga nyambung sama sumedang :D

iya mbak pastinya serem ya..

bagus dong kita jadi sama-sama belajar n mulai tahu hehe

Bagus juga museumnya terawat. Banyak bener museum yang kaya rumah hantu bentuknya. Salah kita juga sih kurang menghargai peninggalan sejarah lalu. Anak anak lebih suka ke mall daripada ke museum...

banyak juga yang lebih suka mantengin leptop kaya kita ya kang hehehe

This comment has been removed by a blog administrator.

banyak sob peninggalannya, sebagian sudah saya ceritakan dipostingan, sebagiannya lagi mungkin nanti :))

ok sob, terima kasih sudah follow blog ini

Mirip bangunan masjid ya gan.... (k)

kalau gambarnya diambil dari sudut ini iya memang sepintas mirip mesjid ya gan :)

tapi ga seperti mesjid ko aslinya seperti bangunan kolonial

museum adalah tempat barang2 peninggalan sejara yang harus di jaga agar dapat di pelajari oleh generasi selanjutnya,..salam kenal dari ku

iya bunda, setuju....salam kenal kembali, blognya sudah saya follback ya bunda

This comment has been removed by a blog administrator.

iya mas nanti kapan2 tak coba ya...terima kasih mas :)

ukeun artikel ie nya a ,, kanggo tugas :)

asalamualalaikum saya ferry ...mohon ijin untuk sedikit berbagi ..saya keturunan sumedang ..tapi saat ini saya tidak di akui...sempat saya mendatangi ketua dari yayasan sumedang untuk ikut bekerja ..tapi saat ini belum ada keputusan nya....mohon bantuan nya pak....hp saya ..085659242448

waalaikumsalam...begitu ya pak, iya pak mudah2an ada anggota yayasan yang membaca komentar pak ferry ini dan bisa menindaklanjutinya, dan mudah2an kendala yang bapak hadapi cepat terselesaikan


EmoticonEmoticon