Monday, 19 August 2013

Rd. Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden RI Ke-4

Jalan Rd. Umar Wirahadikusumah
Jalan Rd. Umar Wirahadikusumah
Sekarang sedang moment 17 Agustusan, hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia, tepatnya yang ke 68. Berbicara tentang kemerdekaan, tentunya kita tidak bisa terlepas dari jasa para pejuang atau para pahlawan, baik yang berjuang sebelum ataupun setelah masa kemerdekaan. Banyak tokoh besar dari berbagai daerah di Indonesia dilahirkan dalam proses ini, termasuk juga dari Kabupaten Sumedang dimana salah satunya adalah bapak Rd. Umar Wirahadikusumah.

Ketika menyusuri ruas jalan dari Sumedang menuju Ganeas, Situraja dan seterusnya admin menemukan plang jalan ini, jalan Rd. Umar Wirahadikusumah...kira-kira siapa ya beliau ini ?? sampai namanya diabadikan menjadi nama salah satu ruas jalan di Kabupaten Sumedang. Kenapa admin sampai bertanya seperti demikian karena sepertinya masih banyak dari kita yang belum mengetahui siapa beliau karena mungkin namanya tidak sefamiliar Bapak Ali Sadikin, artis Rosa asal Sumedang, atau bahkan yang sedang booming beberapa waktu ini adalah Guru Qalbu Ibu Een Sukaesih dari Sumedang. Bapak Rd. Umar Wirahadikusumah adalah salah satu tokoh Nasional asal Kabupaten Sumedang, beliau adalah Wakil Presiden Republik Indonesia keempat masa bakti 1983-1988.

Lihat : Ibu Een Sukaesih, Sang Guru Qalbu

Bapak Umar Wirahadikusumah wewengkon Sumedang
Bapak Umar Wirahadikusumah
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-4
Mumpung momentnya sedang tentang hari kemerdekaan, disini admin hanya ingin merenung sejenak, tapi mohon maaf sebelumnya ditulisan ini admin tidak bermaksud menonjolkan kedaerahan, hanya marilah kita merenung kembali, sebenarnya kita sudah berbuat apa dalam mengukir prestasi (atau minimal keinginan untuk mengukir prestasi) untuk ikut mengharumkan nama daerah kita di tingkat Nasional? Siapa tokoh idola kita yang kita jadikan contoh untuk bisa mewujudkan hal tersebut?

Memang tidak sedikit pemuda pemudi sekarang yang begitu kritis, berapi-api dan penuh semangat demi perbaikan bangsa, tapi yang apatis dan tidak peduli admin kira lebih banyak lagi, kita juga pasti bisa menilai dengan jujur kita ini sebenarnya masuk golongan yang mana. Sudah bukan rahasia lagi, generasi zaman sekarang nampaknya sudah mengalami banyak pergeseran dalam berbagai hal yang tentunya mempunyai sisi positif dan negatif, dan kalau admin boleh berpendapat dalam beberapa hal sepertinya justru lebih banyak sisi negatifnya.

Sebagai contoh kecil saja, waktu kita dulu berusia 5 tahunan lagu yang kita nyanyikan tidak jauh balonku ada lima, kodok ngorek, susan besok gede mau jadi apa dan lain-lain, bukan? Sedangkan anak 5 tahunan sekarang nyanyinya "kau bidadari jatuh dari surga dihadapanku", dan lain-lain, anak kecil sekarang urusannya sudah cinta-cintaan! (admin pribadi jujur kurang suka dengan fenomena ini.) Anak kecil sekarang juga nampaknya sudah berani menggoda lawan jenis yang lebih tua, seperti dicontohkan dalam film-film, lain dengan zaman kita kecil dulu. Admin kira kita patut prihatin, karena kalau dulu katanya usia remaja menuju dewasa itu masa pencarian jati diri, nampaknya zaman sekarang hal itu harus dilakukan lebih awal, pencarian jati diri harus dilakukan semenjak masa anak-anak nampaknya.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi? salah satu penyebabnya adalah karena mereka salah menonton, salah mengambil tokoh idola yang selanjutnya akan mereka ikuti caranya, gayanya, dan lain-lainnya. Karena seperti kita ketahui dimasa entertaint seperti sekarang banyak pilihan untuk mereka jadikan idola, dan disinilah mungkin fungsi pengawasan orang tua yang harus memastikan anak berkembang sesuai usianya.

Seperti bapak Umar Wirahadikusumah yang lahir di Situraja Sumedang 10 oktober 1924 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2003 yang telah meraih berbagai penghargaan dari dalam maupun luar negeri, tokoh-tokoh seperti inilah yang sebaiknya dan seharusnya kita tiru sebagai anak dan generasi muda, seorang putra daerah yang ikut mengharumkan nama daerah serta bangsanya...daripada meniru-niru boyband dan lain-lain, bukannya terlihat jadi keren malah jadi keliatan norak.

Zaman sekarang zaman yang mengajarkan hedonisme, mungkin zaman memang sedang bersolek, ayolah...ingat dunia ini lebih dari sekedar drama korea, kecuali kalau kita mau kebahagiaan kita cuma bertahan 30 sampai 50 episode saja. Mungkin cukup sekian dulu celoteh admin untuk hari ini dalam rangka mengisi hari kemerdekaan, entah dimana pangkal ujungnya dan entah nyambung atau tidak dengan judulnya.

Cinta itu katanya butuh bukti, jadi mungkin, blog ini semacam ekspresi cinta dari Admin dan generasi muda Sumedang lainnya; mencintai Sumedang dengan coba ikut memperkenalkan segala sesuatu tentangnya pada dunia.

84 komentar

turut prihatin dengan anak jaman sekarang, jaman edan kalau nggak edan gak eksis katanya. berbeda jauh dengan jamannya bapak wapres ke 4 yang diabadikan jadi nama jalan di sumedang, nama jalan sudah pasti orang nya baik tidak neko-neko dan pahlawan bagi daerahnya.

Sy br tau klau bpk wirahadi kusuma berasal dr sumedang.

Assalammualaykum Kang WS, mohon maaf lahir batin ya...

Rd itu singkatan dari raden ya Kang? Sungguh keterlaluan saya, malah nggak tau kalau beliau adalah wakil presiden ke 4 negara kita. Patut banget kita teladani etos kerja para tokoh berjasa di masa lalu, perlu juga kita copy paste semangat beliau-beliau hingga membawa nama bangsa menjadi lebih baik, tentu berjuang di bidangnya masing-masing, bagi pelajar ya belajar sungguh-sungguh, bagi pekerja ya bekerja dengan penuh amanah dan tanggung jawab, bagi negarawan ya menjalankan pemerintahan dengan jujur dan bertanggung jawab...

haha bener mas kalau ga edan ga eksis katanya ya...udah semakin aneh saja rasanya ini zaman

iya mbak, Bapak Umar Wirahadikusumah berasal dari Sumedang :)

Waalaikumsalam mbak Khusna, iya mbak Khusna sama2...mohon maaf lahir dan batin juga yaa..
Iya mbak Rd itu singkatan dari Raden. Setuju sekali mbak, wah mendetail sekali hehehe, memang begitulah seharusnya ya mbak..

Pak Umar ini tokoh yang jarang diceritakan dalam sejarah ya Kang.

iya kang...jadi mungkin namanya kurang familiar juga ya bagi kita semua

Ternyata saya juga baru tahu dari sini mas ....

Kotak bergambar alias tipi itu sekarang udah bukan pada tempatnya kayaknya gan. Masih kecil disuguhi coboi junior yang liriknya asmara. wah-wah-wah

salah satu tokoh yang sudah berjasa untuk kemajuan bangsa, warga sumedang perlu berbangga hati, mudah-mudahan muncul banyak generasi muda yang punya hati tulus untuk bangsa terutama untuk kemajuan kota sumedang sendiri yah kang WS

sekarang acara-acara TV kayaknya banyak yang kurang mendidik terutama untuk anak-anak yah mas...

wah saya yakin banyak anak sekolah yang nggak tau nih tentang beliau ini.. jangankan yang dulu, di suruh nyebutin nama nama mentri jaman sekarang saja saya yakin masih banyak yang nggak tau mas.. hehehehe

jadi Bapak Umar itu asalnya dari Sumedang yah ?? nembe terang ayeuna kang WS,hatunuhun infona,,,

maka dari itu kalau anak nonton TV harus didampingin kang Bro

nah tuh kan mas nazar juga sama hehe

iya ya mas yanuar n mas anthonie...WS juga setuju banget...
n mungkin harus kita dampingi pas nontonnya seperti kang dede bilang, biar anak kita tumbuh kembang nya seimbang antara fisik dan mentalnya ya...masih kecil udah diajarin asmara-asmara gimana gedenya tuh ya ??

nah itu dia mas, tapi kalau ditanya personil JKT48 atau boyband2 jaman sekarang pasti hapal deh ya anak2 sekarang mah hehehe

iya kang, dari Sumedang...sami2 kang dede :)

saya malah baru tahu kang kalo rd. Umar Wirahadikusumah itu dari Sumedang,...nais inpoh nih kang

Kalo foto sama nama alhamdulilah tau mas,. cuma tanah kelahiran beliau yg gak tau... patut di idolakan buatku setelah bapak ku...

sekalian mohon maaf lahir bathin yah mas, atas salah ku..

sy sempat dpt pemerintahan beliau.., cuma baru tau klo asal beliau dr Sumedang... *smile

ternyata beliau dari Sumedang ya kang

iya kang dari Sumedang, hatur nuhun kang...

mohon maaf lahir dan batin juga ya mbak yanti :)
iya ya mbak kalau tokoh seperti beliau pantas kita jadikan idola, sama seperti dengan tokoh nasional lainnya yang harus kita jadikan idola...daripada mengidolakan yg ga jelas hehe

heee iya ya mas, memang banyak yg belum tau daerah asal beliau :)

Media masa telah mampu membius para penontonnya. Hidup tampak gelamor dan tampak mudah meraih harta. Sebenarnya hidup adalah penuh perjuangan dan lika-liku.
Ternyata wakil presiden bapak Umar lahir di Sumedang.

iya ya mas...media massa sekarang begitu berpengaruh, dan tidak jarang juga pada akhirnya menimbulkan kecemburuan sosial dan membuat hidup semakin serasa tidak adil...bagaimana tidak, banyak masyarakat yang hidup menengah kebawah selalu diperlihatkan kehidupan yang begitu glamor baik dalam infotainment, film ataupun sinetron

melancong dari tasik ke sumedang dapat ilmu pengetahuan tentang bapak umar, yang ternyata beliau dari sumedang. terus terang saya baru tahu. terima kasih wawasannya.

sama2 kang, terima kasih kembali :)

itu si mang lembu namanya juga diabadikan jadi nama desa... :D

jaman sekarang kali
jaman dulu mah beliau sering masuk tipi kok

saya malah baru tau kang kalo bapak Bapak Umar Wirahadikusumah Wakil Presiden Republik Indonesia ke-4 :) hahaha emang dari dulu saya kemana aja yah, padahal masih di indonesia. abis pak Wirahadikusumah jarang nongol sih :D

baru tau kan mangyono :) saya juga..

Umar wirahadi kusumah Wakil presiden jaman SD saya, Salah satu tukoh yang baik untuk di jadikan teladan karna pretasi baiknya.
Namun mempihatinkan dengan anak anak sekarang , yang banyak salah memilih tokoh yang dijadikan teladan, Masih kecil dah niru niru orang dewasa hingga banyak yang puber sebelum masanya, miris dengar kini ada anak kls satu SMP hamil dan semacamnya. Itu tak lepas dari peran media yang menayngkan hiburan yang membabi buta sehinga anak masih kecil kecil pada meniru gaya orang dewasa.

waktu jaman2 tipi masih jarang ya kang...
kalau mau nonton TV rame2 di rumah tetangga yang udah punya TV hehe

bukan jarang nongol lagi ya mas, bahkan ga nongol2 kalau kita ga cari :D
eheheh sama atuh mas saya juga baru ngeh kemarin2 da bahwa beliau dari sumedang...

iya mas, memprihatinkan ya...
sekarang orang tua itu harus benar2 mengawasi anaknya ketika menonton televisi, karena salah2 ya bisa begitu...tayangan2 sekarang banyak tidak mendidiknya

kalau gitu nama WS ijadikan nama kabupaten dong hehe

emang masih dilarang ng'blog sama istrinya ya kang...kan sekarang mah bulan puasanyajuga udahan...hehehe
susan kalau udah gede mau jadi apa...itu lagu masa kecil kang WS?...mudah ditebak usianya atuh kalau gituh mah.
syukur alhamdulillah kalau Pemda Sumedang sudah menjadikan nama beliau salah satu jalan di sini...

jawabin kang zach : padahal kang Umar ini tokoh nasional loh kang

Sepakat dg artikel ini, kesalahan anak-anak itu mungkin dampak dr kegagalan kita sbg org yg lebh dewasa utk mendidik mereka.

nah iya kang,
kirain aku duank yang baru denger,
ga taunya commentar di atas juga lumayan bnyak yang blm kenal .
aduh aduh gaswat nih ..
ga kenal artiz mancanegara dibilang ga gaul ,
padahal lebih memalukan ga tau tokoh penting di negara sendiri .
#aduh iin .

owh jadi kang ws itu udah punya istri yang kang ??
aduh baru tau akunya . hihihi

semoga kita yang telah diberi amanah berupa anak-anak diberi kekuatan dan kemampuan untuk selalu membimbing dan mengarahkan pada jalan yang sebenar-benarnya ya mas, aamiin

Umar Hirahadikusomo sosok pendiam dan tegas dan yang tak diragukan lagi adalah Amanahnya pada negeri ini ya mas

merupakan hal yang wajib bagi kita, mengenang jasa2 tokoh2 indonesia yang membawa perubahan.

wah,,kalau gak liat informasi dari blog ini, saya tidak mengatahui secara detail :), terima kasih atas infonya.

Terima kasih atas informasinya bang

Thxy for information Rd. Umar Wirahadikusumah

kalau nama kuburan ada yang mau gak ?

memang harus lebih selektif dalam memilih acara TV, dan pada saat anak-anak menonton peran orang tua sangat penting dalam mengawasi tontonan si anak.

mang Yono tanya rumah ada apa nih hehe...

Setiap daerah pasti punya tokoh yang bisa membawa nama harum daerahnya, contohnya Bapak Umar wirahadi kusumah untuk kota Sumedang, semoga bermunculan tokoh-tokoh dari daerah lainnya yah...

Wah kalau rumahnya mah WS gak tau n gak punya fotonya hehe

@ akang cilembu : engga kang, murni sibuk ini mah hehe (sok sibuk pisan). Ketauan kisaran umur brapa, masih muda ya kang hehe

@ mbak iin : WS kaya masih bujang y hihihi

Terima kasih mas, kebanyakan memang bgitu y..

Ehehe kebanyakan dari kita memang sperti itu ya mbak, termasuk WS juga...seperti orang asing di negeri sendiri yg ga kenal berbagai hal tentangnya

Aamiin mas, pasti banyak juga dari daerah lainnya...dan memang pasti lebih banyak hehe, jakarta, bandung, surabaya sbg kota pahlawan tntunya banyak melahirkan tokoh2 kaliber nasional
Dan tentunya banyak juga dari daerah lainnya

Jangan sampai melupakan sejarah ya, mas...

mending mau aja atuh
biar bisa jadi nama band...

bukan bujangan, tapi bujalan kali
hihi

klo WS sih mau bikn band namanya TPS kang :D

kalo bujang juga seumuran gini mah bujang lapuk ya kang heheh

Wah saya malah baru tahu mas kalau ternyata Bapak Umar Wirahadikusumah adalah Wakil Presiden Republik Indonesia ke-4. Soalnya saya nggak menangi jamannya hehehe :D

Jarang baca buku sejarah juga sich wkwkwk :D

Thanks informasinya mas Wewengkon :)

hehe iya memang kebanyakan kita tidak tahu ya mbak, tuh komentar temen2 di atas juga sama gitu :)
Ws juga sebenernya baru tau kemarin2 sih hehehe...

Sama2 mbak ririn :)

Sewaktu saya masih sekolah (1983-1988) saya termasuk pengagum purnawirawan jenderal angkatan darat ini. sob. Terima kasih sharenya.

This comment has been removed by the author.

saya baru tahu mas teryata makasih ya


EmoticonEmoticon