“Assalamua'laikum”
Pesan ini sebagai ganti jabat tangan, untuk memohon maaf atas segala kekhilafan
Saya, admin Wewengkon Sumedang mengucapkan
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H,
mohon maaf lahir dan bathin."

Continue Reading →

Situs Batu Kasur, Benarkah Ini Sebuah Situs ??

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Assalamua'laikum sobat-sobat semuanya

Situs Batu Kasur
Situs Batu Kasur
Situs Batu Kasur...itulah nama yang tertera disebuah papan kecil yang berada di dekat susunan batu ini, situs ini terdapat di kawasan Wisata Panenjoan Desa Pasirbiru, sangat dekat dengan lokasi Pembangunan Rumah Pemangku Adat. Tapi benarkah susunan batu ini adalah sebuah situs ?? saya sendiri sebenarnya agak ragu, karena jika memang susunan batu ini adalah sebuah situs pastilah akan dijaga dengan baik, minimal diberi pagar, papan peringatan tidak bolah merusak situs, dan yang sejenisnya seperti di Situs Karamat Inten yang pernah saya share dulu...kenapa saya katakan demikian, karena saya sempat dua kali mendatangi tempat situs ini berada, dikali kedua saya mendatangi dan melihatnya kondisi situs ini nampaknya sudah sedikit berubah susunannya dan tampak berbeda dari pertama kali saya melihatnya (apa itu hanya perasaan saya saja gitu ya ??), bukankah sebuah situs harus dijaga keautentikannya, orisinalitasnya, susunan batu dan segala yang ada padanya harus dijaga ?? tapi nampaknya tidak demikian dengan situs ini, foto atau gambar di atas adalah yang saya ambil pada saat saya kali kedua mendatangi tempat ini...sayang pada kunjungan pertama saya tidak mengabadikan gambarnya, jadi tidak terlihat juga before and after nya.

Susunan batu situs ini sangat rawan dan memungkin sekali untuk berubah, kenapa ?? karena sama sekali tidak ada pembatas atau pagarnya, tidak ada peringatan juga, jadi ya mungkin bisa saja situs itu diduduki, dan mendapat perlakuannya lainnya apa lagi situs ini berada disebuah kawasan wisata yang notabene pastilah dikunjungi oleh orang secara kontinyu, dan namaya orang berwisata atau bermain pastilah beda perilakunya dengan orang yang ziarah atau wisata sejarah dimana orang yang berwisata tentu perilakunya lebih tidak teratur cenderung lebih bebas dan tidak kaku, soal sampah, tertawa-tawa, kejar2an dan lain-lain...pastilah lain dengan orang yang niatnya ziarah, wisata rohani, pasti adabnya dijaga, lebih kalem, dan menghormati keadaan sekelilingnya.

Nah masalahnya, situs ini berada di daerah wisata biasa (sedangkan sebuah situs kan biasanya berada di objek wisata sejarah/ziarah), wisata yang untuk have fun, refreshing...pasti tahu dong akibatnya, situs ini pasti rentan rusak, apalagi tidak ada pagar pembatas ataupun peringatan, soalnya kepribadian setiap orang itu kan berbeda-beda, kita tidak bisa mengharapkan kesadaran setiap orang untuk tidak merusak, rambu-rambu peringatan harus tetap ada...toh biasanya yang dipasang peringatan saja masih suka ada yang iseng merusak, apalagi yang tidak ada peringatan sama sekali...apalagi guide atau orang yang memberikan peringatan dilokasi pun tidak ada.

Yang membuat saya makin ragu, saya sudah cari ternyata tidak ada referensi ataupun litelatur yang menjelaskan tentang situs ini, apalagi mengingat lokasi situs ini mudah untuk dijangkau mustahil tidak ada yang tertarik untuk meneliti dan menulisnya...tapi entahlah, entah memang tidak ada litelaturnya atau memang saya yang belum menemukan...yang jelas saya sih ragu, karena situs ini tidak diperlakukan sebagaimana layaknya sebuah situs, sebuah warisan budaya yang tentunya akan menjadi kebanggaan, tapi kalaulah benar Situs Batu Kasur ini adalah sebuah situs, mudah-mudahan Pemerintah Daerah atau siapa pun yang mempunyai kewenangan untuk merawat dan menjaga situs agar lebih apik lagi dalam menjaga dan melestarikan situs ini, karena sungguh sayang kalau situs ini sampai rusak...tapi kalau susunan batu tersebut memang bukan situs, ya papan yang bertuliskan "Situs Batu Kasur" itu lebih baik dicabut saja, karena akan menjadi sebuah kebohongan. Apa sobat-sobat ada yang mengetahui tentang Situs Batu Kasur ini ??? Kalau sobat-sobat ada yang tahu saya mohon pencerahannya ya, hatur nuhun.

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين
Demikian sedikit uraian atau dokumentasi mengenai Situs Batu Kasur, Benarkah Ini Sebuah Situs ?? yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.



60 komentar:

  1. Wah bang WS, saya ngga tau ada situs seperti ini, tapi sayang sekali nggak terawat yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mbak...sayang sepertinya ga terawat :(

      Delete
  2. prihatin niih mas, apa perangkaat desa setempat tidak ada perasaan ingin melindunginya ya, coba kalau kepala desa cilembu pasti sudah dibongkar tuh batu buat di taruh depan rumahnya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ssssstttt, gegeden (pembesar) cilembunya udah ada dibawah tuh mas...nggosipnya di tempat laen yuk ah ?? hehe (kaboooooorrr)

      iya mas, prihatin banget, dan kalo mau jujur...di tempat situs ini berada suka banyak yang pacaran (tepok jidat), hadduh, pengawasannya benar2 kurang mas

      Delete
    2. gratis kan mas pacaran di situ?

      Delete
    3. pengalaman mas agus tuh

      Delete
    4. hehehe iya ya mas pay...
      kalo pacaran kan biasanya mang cari tempat yg gratissss :)

      Delete
  3. kalau syang hyang sirah itu dimana mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sang hyang sirah yang disebut juga kepala pulau jawa bukan mas ??
      kalau tidak salah itu di banten mas...kalau ga salah loh ya, soalnya WS juga kurang tau hehe

      Delete
    2. iya mas di ujung kulon, hehe

      Delete
  4. aku malah baru tau itu mas,,
    sayang banged deh kalo dibiarkan bgtu terus,,
    coba laporin ke pemerintah setempat mas . hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak...kalau bener itu batu adalah sebuah situs, sayang banget kalau dibiarin begitu aja.
      laporin ke pemerintah setempat ?? ehehe tatut ah, ntar disangkanya sotoy ato ngegurui hihi, toh WS yakin mereka juga pasti udah tau keadaan situs tersebut....(n dengan posting ini mudah2an aja ada yang baca)
      Jadi mendingan gosipin disini aja deh heheheh

      Delete
  5. Jangankan situs, budaya sendiripun klo gk diusik gk dijaga,
    Miris :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha bener mas...kalau ga diakui sama tetangga mah boro2 ya, diem aja malah cuek sama budaya sendiri...ketika tetangga ada yang ngaku2, baru deh nyolot n seakan ngomong "ini budaya guehhh bukan budaya punya looo"

      mudah2an buat kedepannya ada perbaikan ya mas :)

      Delete
  6. hampir 5 tahun jadi orang sumedang, belom pernah nguriling ketempat sejarah...paling ke makam cut nyak dien we doang....;o)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehe sama atuh kang itu mah, WS juga ai nguriling ngdatangin satu persatu mah ga...
      kalau berkunjung juga suka tanpa rencana, kalau lagi jalan tiba2 pengen ke tempat anu...ya derrr we langsung berangkat...

      ngurusin hui terus atuda kang mah ya :D

      Delete
    2. kang ubi saya juga orang malangbong tidak apal..hehe

      Delete
    3. oh bener. makam cut nyak dhien ya yang ada di situ.

      Delete
    4. kang dins : ya iya atuh da dari malangbong mah tebih hehehe

      kang zac : kalau makam cut nyak dien mah di dket alun2 sumedang kang...di gunung puyuh

      Delete
    5. ke makam cut nyak dhien juga saya belum pernah

      Delete
    6. ameng atuh mang ke sumedang, makam cut nyak dien ga begitu jauh ko dari alun2 sumedang :)

      Delete
  7. sayang atuh yah kalo tidak di rawat mah, kan situs itu peninggalan sejarah yang perlu di lestarikan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang...kalau dibiarkan begitu saja kan kita jadi ragu bahwa itu situs beneran situs

      Delete
  8. situs berharga kok gak ada pagar atau apa gitu yang melindunginya...

    ReplyDelete
  9. seharusnya lebih terawat lagi nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mas...minimal diberi pagar dan plang bertuliskan dilarang merusak, n kalau tulisannya mau lengkap kan ada UU nya tuh tentang cagar budaya, nah bisa juga kan dituliskan UU nya disitu beserta ancaman pidana jika merusak

      Delete
  10. wih mamang baru tau ada Situs Batu Kasur.... tapi ndak terawat ya kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mang...sayang banget ya...jadi rentan rusak situsnya...

      Delete
  11. saya baru tau situs ini.
    kekhasannya apa ya Kang? kalo ada prasastinya mungkin akan menarik. tapi kalo cuma batu aja, kan semua batu juga usianya pasti tua ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang, justru itu, kekhasannya WS tidak tau hehe...nyari2 di mbah google atopun di buku2 ga ada juga referensi atau litelatur yang menerangkan tentang situs ini, padahal tempat situs ini berada mudah dijangkau...nah kalau situs ini beneran situs, pastilah dari dulu ada yang tertarik n menulisnya seperti situs2 lain di sumedang...
      iya kang, prasasti atau minimal plang yang menuliskan ringkasan keterangan pendek tentang situs ini pun ga ada...hanya plang papan nama kecil saja bertuliskan "Situs Batu Kasur"

      Delete
  12. sami kang saya juga baru tahu kalau di Sumedang ada situs yang bernama batu kasur,mungkin batunya bentuk mirip tempat tidur kali ya kang,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mungkin kang, karena batunya mirip kasur yang ada bantalnya...jadi disebut batu kasur...
      tapi entahlah...belum nemuin sumber yang menjelaskannya :(

      Delete
  13. dikatakan situs cz ada bukti sejarahnya.., klo gk ada bukti berarti itu bukan situs namanya gitu kali ya..., heheh malah balik nanya *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mungkin mas hehehe WS juga gak tau ini situs atau bukan...
      mungkin memang belum ketemu sumber sejarahnya...
      n kalo batu kasur ini beneran sebuah situs ya harus dijaga sebaik-baiknya

      Delete
  14. Situs Bartu Kasur...?
    malah baru denger sekaarang , hehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe tuh iya kan teh, kita aja yang orang sumedang ga hapal n ga tau sama situs ini...
      ga seperti situs di dayeuh luhur dll pasti semua juga sudah pada tau, karena banyak buku, blog, dan literatur lain yang menjelaskannya

      Delete
  15. Baru mendengar ini Kang, semoga selanjutnya bisa terawat dengan baik Kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiin mas, mudah2an kedepannya situs ini bisa lebih terawat

      Delete
  16. seperti sobat yang lain sob, saya juga baru tau dan baru dengar yang namanya "batu kasur" hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehe sebenernya WS juga baru tau kemarin2 ko sob, n langsung tak tulis disini setelah ngerasa ada keganjilan yg bikin ragu ini beneran situs apa bukan

      Delete
  17. mungkin belum ada yang menemukan atau penelitian tentang sejarah situs batu kasur tersebut kang, tapi bener juga ya kang, buat apa papan nama yang bertuliskan "situs batu kasur" dipasang, sedang tempat itu situs atau bukan, belum ada yang mengetahui secara pasti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah iya mas...karena kalau tempat itu ternyata bukan situs, kan bisa jadi sebuah kebohongan y mas dengan memasang papan nama itu...dan yang bikin ragu ini situs tidak diperlakukan layaknya sebuah situs, bahkan disekitarnya ada tempat lesehan dll, bisa juga dipakai orang pacaran...jadi makin ragu lah kita, karena kalau memang batu tersebut adalah sebuah situs, tentunya tidak akan begitu perlakuannya

      Delete
  18. kira kira peninggalan abat keberapa itu situs batu kasur? Atau malah bener prasangka WWS batu kasur bukane situs dan hanya rekayasa saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas WS belum dapat penjelasannya nih, mungkin saja ini situs memang beneran situs, cuma belum ada yg meneliti...tapi tempatnya mudah dijangkau ko ga ada yg meneliti ya, aneh.
      ah tapi entahlah...WS juga ga ngertii hehe

      Delete
  19. pgi mas wah batunya indah sekali mas jadi kpngen liat. trmksih mas infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat sore mas...terima kasih sudah berkunjung :)

      Delete
  20. selamat pagi mas WS jangan lupa sebelum membuka blogger ucapkan bismillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat pagi juga mas...iya siap, Bismillahirrahmaanirrahiim...harus menyebut nama Allah di awal setiap kegiatan :)

      Delete
  21. selamat siang kang WS... ma'ap mamang baru berkunjung lagi kemari

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat pagi mang...hatur nuhun udah berkunjung,
      WS uda beberapa hari ga buka blog ni hehe

      Delete
  22. .. aq gak tau sama sekali ttg situs itu. jd ikutan nimbrunk aja dech sambil membalas follow disini. tenkz ya?!? ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih ya mbak atas follbacknya :)

      Delete
  23. situs batu kasur, kok belum ada yang meneliti secara detil kandungan sejarah dibalik batu ini, patut disayangkan apalagi keberadaannya dikuwatirkan rusak

    ReplyDelete
  24. wah saya bukan pemerhati situs, soalnya saya pemerhati blog.. hehehe *bcanda

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi blog WS ini baiknya digimanain ya mas hehehe...
      iya mas terima kasih :)

      Delete
    2. bukannya situs batu kasur ada dipuncak gunung tampomas yah?

      Delete
    3. kalau yang ini di rancakalong sob, tapi ndak tau ini betul situs atau bukan

      Delete