Situs Batu Kasur, Benarkah Ini Sebuah Situs ??

Situs Batu Kasur
Situs Batu Kasur
Situs Batu Kasur...itulah nama yang tertera disebuah papan kecil yang berada di dekat susunan batu ini, situs ini terdapat di kawasan Wisata Panenjoan Desa Pasirbiru, sangat dekat dengan lokasi Pembangunan Rumah Pemangku Adat. Tapi benarkah susunan batu ini adalah sebuah situs ?? saya sendiri sebenarnya agak ragu, karena jika memang susunan batu ini adalah sebuah situs pastilah akan dijaga dengan baik, minimal diberi pagar, papan peringatan tidak bolah merusak situs, dan yang sejenisnya seperti di Situs Karamat Inten yang pernah saya share dulu...kenapa saya katakan demikian, karena saya sempat dua kali mendatangi tempat situs ini berada, dikali kedua saya mendatangi dan melihatnya kondisi situs ini nampaknya sudah sedikit berubah susunannya dan tampak berbeda dari pertama kali saya melihatnya (apa itu hanya perasaan saya saja gitu ya ??), bukankah sebuah situs harus dijaga keautentikannya, orisinalitasnya, susunan batu dan segala yang ada padanya harus dijaga ?? tapi nampaknya tidak demikian dengan situs ini, foto atau gambar di atas adalah yang saya ambil pada saat saya kali kedua mendatangi tempat ini...sayang pada kunjungan pertama saya tidak mengabadikan gambarnya, jadi tidak terlihat juga before and after nya.

Susunan batu situs ini sangat rawan dan memungkin sekali untuk berubah, kenapa ?? karena sama sekali tidak ada pembatas atau pagarnya, tidak ada peringatan juga, jadi ya mungkin bisa saja situs itu diduduki, dan mendapat perlakuannya lainnya apa lagi situs ini berada disebuah kawasan wisata yang notabene pastilah dikunjungi oleh orang secara kontinyu, dan namaya orang berwisata atau bermain pastilah beda perilakunya dengan orang yang ziarah atau wisata sejarah dimana orang yang berwisata tentu perilakunya lebih tidak teratur cenderung lebih bebas dan tidak kaku, soal sampah, tertawa-tawa, kejar2an dan lain-lain...pastilah lain dengan orang yang niatnya ziarah, wisata rohani, pasti adabnya dijaga, lebih kalem, dan menghormati keadaan sekelilingnya.

Nah masalahnya, situs ini berada di daerah wisata biasa (sedangkan sebuah situs kan biasanya berada di objek wisata sejarah/ziarah), wisata yang untuk have fun, refreshing...pasti tahu dong akibatnya, situs ini pasti rentan rusak, apalagi tidak ada pagar pembatas ataupun peringatan, soalnya kepribadian setiap orang itu kan berbeda-beda, kita tidak bisa mengharapkan kesadaran setiap orang untuk tidak merusak, rambu-rambu peringatan harus tetap ada...toh biasanya yang dipasang peringatan saja masih suka ada yang iseng merusak, apalagi yang tidak ada peringatan sama sekali...apalagi guide atau orang yang memberikan peringatan dilokasi pun tidak ada.

Yang membuat saya makin ragu, saya sudah cari ternyata tidak ada referensi ataupun litelatur yang menjelaskan tentang situs ini, apalagi mengingat lokasi situs ini mudah untuk dijangkau mustahil tidak ada yang tertarik untuk meneliti dan menulisnya...tapi entahlah, entah memang tidak ada litelaturnya atau memang saya yang belum menemukan...yang jelas saya sih ragu, karena situs ini tidak diperlakukan sebagaimana layaknya sebuah situs, sebuah warisan budaya yang tentunya akan menjadi kebanggaan, tapi kalaulah benar Situs Batu Kasur ini adalah sebuah situs, mudah-mudahan Pemerintah Daerah atau siapa pun yang mempunyai kewenangan untuk merawat dan menjaga situs agar lebih apik lagi dalam menjaga dan melestarikan situs ini, karena sungguh sayang kalau situs ini sampai rusak...tapi kalau susunan batu tersebut memang bukan situs, ya papan yang bertuliskan "Situs Batu Kasur" itu lebih baik dicabut saja, karena akan menjadi sebuah kebohongan. Apa sobat-sobat ada yang mengetahui tentang Situs Batu Kasur ini ??? Kalau sobat-sobat ada yang tahu saya mohon pencerahannya ya, hatur nuhun.



Previous
Next Post »
60 Komentar
avatar

Wah bang WS, saya ngga tau ada situs seperti ini, tapi sayang sekali nggak terawat yaa

Balas
avatar

iya ya mbak...sayang sepertinya ga terawat :(

Balas
avatar

prihatin niih mas, apa perangkaat desa setempat tidak ada perasaan ingin melindunginya ya, coba kalau kepala desa cilembu pasti sudah dibongkar tuh batu buat di taruh depan rumahnya. hehe

Balas
avatar

kalau syang hyang sirah itu dimana mas ?

Balas
avatar

aku malah baru tau itu mas,,
sayang banged deh kalo dibiarkan bgtu terus,,
coba laporin ke pemerintah setempat mas . hehe

Balas
avatar

Jangankan situs, budaya sendiripun klo gk diusik gk dijaga,
Miris :(

Balas
avatar

hampir 5 tahun jadi orang sumedang, belom pernah nguriling ketempat sejarah...paling ke makam cut nyak dien we doang....;o)

Balas
avatar

ssssstttt, gegeden (pembesar) cilembunya udah ada dibawah tuh mas...nggosipnya di tempat laen yuk ah ?? hehe (kaboooooorrr)

iya mas, prihatin banget, dan kalo mau jujur...di tempat situs ini berada suka banyak yang pacaran (tepok jidat), hadduh, pengawasannya benar2 kurang mas

Balas
avatar

sang hyang sirah yang disebut juga kepala pulau jawa bukan mas ??
kalau tidak salah itu di banten mas...kalau ga salah loh ya, soalnya WS juga kurang tau hehe

Balas
avatar

iya mbak...kalau bener itu batu adalah sebuah situs, sayang banget kalau dibiarin begitu aja.
laporin ke pemerintah setempat ?? ehehe tatut ah, ntar disangkanya sotoy ato ngegurui hihi, toh WS yakin mereka juga pasti udah tau keadaan situs tersebut....(n dengan posting ini mudah2an aja ada yang baca)
Jadi mendingan gosipin disini aja deh heheheh

Balas
avatar

ahaha bener mas...kalau ga diakui sama tetangga mah boro2 ya, diem aja malah cuek sama budaya sendiri...ketika tetangga ada yang ngaku2, baru deh nyolot n seakan ngomong "ini budaya guehhh bukan budaya punya looo"

mudah2an buat kedepannya ada perbaikan ya mas :)

Balas
avatar

ehehe sama atuh kang itu mah, WS juga ai nguriling ngdatangin satu persatu mah ga...
kalau berkunjung juga suka tanpa rencana, kalau lagi jalan tiba2 pengen ke tempat anu...ya derrr we langsung berangkat...

ngurusin hui terus atuda kang mah ya :D

Balas
avatar

kang ubi saya juga orang malangbong tidak apal..hehe

Balas
avatar

sayang atuh yah kalo tidak di rawat mah, kan situs itu peninggalan sejarah yang perlu di lestarikan..

Balas
avatar

situs berharga kok gak ada pagar atau apa gitu yang melindunginya...

Balas
avatar

seharusnya lebih terawat lagi nih

Balas
avatar

wih mamang baru tau ada Situs Batu Kasur.... tapi ndak terawat ya kang

Balas
avatar

saya baru tau situs ini.
kekhasannya apa ya Kang? kalo ada prasastinya mungkin akan menarik. tapi kalo cuma batu aja, kan semua batu juga usianya pasti tua ya..

Balas
avatar

oh bener. makam cut nyak dhien ya yang ada di situ.

Balas
avatar

kang dins : ya iya atuh da dari malangbong mah tebih hehehe

kang zac : kalau makam cut nyak dien mah di dket alun2 sumedang kang...di gunung puyuh

Balas
avatar

iya kang...kalau dibiarkan begitu saja kan kita jadi ragu bahwa itu situs beneran situs

Balas
avatar

iya ya mas...minimal diberi pagar dan plang bertuliskan dilarang merusak, n kalau tulisannya mau lengkap kan ada UU nya tuh tentang cagar budaya, nah bisa juga kan dituliskan UU nya disitu beserta ancaman pidana jika merusak

Balas
avatar

iya mang...sayang banget ya...jadi rentan rusak situsnya...

Balas
avatar

iya kang, justru itu, kekhasannya WS tidak tau hehe...nyari2 di mbah google atopun di buku2 ga ada juga referensi atau litelatur yang menerangkan tentang situs ini, padahal tempat situs ini berada mudah dijangkau...nah kalau situs ini beneran situs, pastilah dari dulu ada yang tertarik n menulisnya seperti situs2 lain di sumedang...
iya kang, prasasti atau minimal plang yang menuliskan ringkasan keterangan pendek tentang situs ini pun ga ada...hanya plang papan nama kecil saja bertuliskan "Situs Batu Kasur"

Balas
avatar

sami kang saya juga baru tahu kalau di Sumedang ada situs yang bernama batu kasur,mungkin batunya bentuk mirip tempat tidur kali ya kang,.

Balas
avatar

dikatakan situs cz ada bukti sejarahnya.., klo gk ada bukti berarti itu bukan situs namanya gitu kali ya..., heheh malah balik nanya *smile

Balas
avatar

Situs Bartu Kasur...?
malah baru denger sekaarang , hehe :)

Balas
avatar

Baru mendengar ini Kang, semoga selanjutnya bisa terawat dengan baik Kang

Balas
avatar

seperti sobat yang lain sob, saya juga baru tau dan baru dengar yang namanya "batu kasur" hehehehe

Balas
avatar

mungkin belum ada yang menemukan atau penelitian tentang sejarah situs batu kasur tersebut kang, tapi bener juga ya kang, buat apa papan nama yang bertuliskan "situs batu kasur" dipasang, sedang tempat itu situs atau bukan, belum ada yang mengetahui secara pasti.

Balas
avatar

kira kira peninggalan abat keberapa itu situs batu kasur? Atau malah bener prasangka WWS batu kasur bukane situs dan hanya rekayasa saja.

Balas
avatar

pgi mas wah batunya indah sekali mas jadi kpngen liat. trmksih mas infonya

Balas
avatar

iya mungkin kang, karena batunya mirip kasur yang ada bantalnya...jadi disebut batu kasur...
tapi entahlah...belum nemuin sumber yang menjelaskannya :(

Balas
avatar

iya mungkin mas hehehe WS juga gak tau ini situs atau bukan...
mungkin memang belum ketemu sumber sejarahnya...
n kalo batu kasur ini beneran sebuah situs ya harus dijaga sebaik-baiknya

Balas
avatar

hehe tuh iya kan teh, kita aja yang orang sumedang ga hapal n ga tau sama situs ini...
ga seperti situs di dayeuh luhur dll pasti semua juga sudah pada tau, karena banyak buku, blog, dan literatur lain yang menjelaskannya

Balas
avatar

amiiin mas, mudah2an kedepannya situs ini bisa lebih terawat

Balas
avatar

ehehe sebenernya WS juga baru tau kemarin2 ko sob, n langsung tak tulis disini setelah ngerasa ada keganjilan yg bikin ragu ini beneran situs apa bukan

Balas
avatar

nah iya mas...karena kalau tempat itu ternyata bukan situs, kan bisa jadi sebuah kebohongan y mas dengan memasang papan nama itu...dan yang bikin ragu ini situs tidak diperlakukan layaknya sebuah situs, bahkan disekitarnya ada tempat lesehan dll, bisa juga dipakai orang pacaran...jadi makin ragu lah kita, karena kalau memang batu tersebut adalah sebuah situs, tentunya tidak akan begitu perlakuannya

Balas
avatar

iya mas WS belum dapat penjelasannya nih, mungkin saja ini situs memang beneran situs, cuma belum ada yg meneliti...tapi tempatnya mudah dijangkau ko ga ada yg meneliti ya, aneh.
ah tapi entahlah...WS juga ga ngertii hehe

Balas
avatar

selamat sore mas...terima kasih sudah berkunjung :)

Balas
avatar

iya mas di ujung kulon, hehe

Balas
avatar

gratis kan mas pacaran di situ?

Balas
avatar

selamat pagi mas WS jangan lupa sebelum membuka blogger ucapkan bismillah

Balas
avatar

ke makam cut nyak dhien juga saya belum pernah

Balas
avatar

selamat siang kang WS... ma'ap mamang baru berkunjung lagi kemari

Balas
avatar

.. aq gak tau sama sekali ttg situs itu. jd ikutan nimbrunk aja dech sambil membalas follow disini. tenkz ya?!? ..

Balas
avatar

situs batu kasur, kok belum ada yang meneliti secara detil kandungan sejarah dibalik batu ini, patut disayangkan apalagi keberadaannya dikuwatirkan rusak

Balas
avatar

selamat pagi juga mas...iya siap, Bismillahirrahmaanirrahiim...harus menyebut nama Allah di awal setiap kegiatan :)

Balas
avatar

ameng atuh mang ke sumedang, makam cut nyak dien ga begitu jauh ko dari alun2 sumedang :)

Balas
avatar

selamat pagi mang...hatur nuhun udah berkunjung,
WS uda beberapa hari ga buka blog ni hehe

Balas
avatar

terima kasih ya mbak atas follbacknya :)

Balas
avatar

iya mas, sayang banget memang :(

Balas
avatar

wah saya bukan pemerhati situs, soalnya saya pemerhati blog.. hehehe *bcanda

Balas
avatar

hehehe iya ya mas pay...
kalo pacaran kan biasanya mang cari tempat yg gratissss :)

Balas
avatar

jadi blog WS ini baiknya digimanain ya mas hehehe...
iya mas terima kasih :)

Balas
avatar

bukannya situs batu kasur ada dipuncak gunung tampomas yah?

Balas
avatar

kalau yang ini di rancakalong sob, tapi ndak tau ini betul situs atau bukan

Balas